Ngiri yuk yang positif...

Mendapatkan pujian adalah dambaan bagi setiap orang. Menjadi seseorang yang mendapat perhatian lebih dari banyak orang merupakan satu kebanggan tersendiri. Entah karena apa saja, bidang apa saja dengan latar belakang serta alasan apa saja. Menjadi juara kelas dibangku sekolah, menjadi juara dalam satu pertandingan , menjadi pembicara hebat, menjadi apa saja yang intinya selangkah lebih maju dari orang lain. Mendapatkan pengakuan akan keberadaan diri kita akan kelebihan dan keunggulan yang ada dalam diri kita. Atau mendapatkan nilai positif atas pembandingan dirimu dengan saudara kamu didalam keluarga. Pastinya bangga.

Tapi bagaimana jika itu bukan kamu? Apa yang kamu pikirkan, jika kamu bukanlah orang yang ada diposisi itu ?

Iri...??? Kagum sama orang itu ??? Pasrah ??? Terima apa adanya dirimu???



Tentu...ini adalah hal manusiawi yang dialami setiap kita sebagai manusia biasa. Wajar dan perasaan umum seperti itulah yang dialami. Setiap orang berbeda dengan orang lain dalam hal berperasaan. Ada yang kagum dan salut, ada yang ikut bahagia dan senang atas keberhasilan orang lain, ada yang biasa saja , ada yang iri, ada yang sirik ,ada yang tidak senang , marah dan kesal dan sebagianya.

Menjadi orang yang iri dan sirik dalam keadaan seperti ini bukanlah hal yang buruk. Menjadi orang yang kemudian tidak senang atas keberhasilan orang lain bukan juga menjadi malapetaka bagi hidup ini. Karena jika sirik dan iri itu dibelokkan ke arah yang positif akan sangat bermanfaat atas perubahan hidup ke arah yang lebih baik. Iri yang kemudian kita berbenah diri, iri yang kemudian membuat kita belajar lebih baik, berjuang lebih dari apa yang sudah kita lakukan, bekerja lebih keras lagi daripada apa yang sudah kita berikan selama ini. Iri yang kemudian membuat kita belajar dari orang tersebut, belajar dari kesuksesan dia, belajar dari segala kegagalan yang pernah dia lalui. Iri yang kemudian menuntut kita untuk harus bisa menyusul dan melangkah selangkah lebih depan dari orang tersebut.

Inilah yang akan menjadi hal positif dalam hidup yang seharusnya kita lakukan dalam kelangsungan hidup sebagai mahluk Tuhan yang paling tinggi derajat sosialnya. Menjadi manusia dengan segala kemampuan yang dimiliki, diharapkan untuk mengambil sisi positif dari segala aspek dan bidang. Karena , walaupun hal terkecil apapun yang terjadi, pasti selalu ada sisi positif dan negatifnya. Tergantung dari mana kita melihat dan memandangnya, tergantung dengan pemikiran dan sisi mana kita menilainya.

With Love,

---Semoga Semua Mahluk Hidup Berbahagia---
Share on Google Plus

About ransel ahok

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Post a Comment

Powered by Blogger.

Popular Posts