Jatuh Cinta Sama Hongkong

Ini ceritanya adalah tentang bongkar - bongkar gudang. Kemudian aku ketemu sama barang - barang lama, yang hanya tinggal menjadi kenangan. Dan sekarang, baru tahu, betapa indahnya menjadi seorang blogger, walaupun masih amatiran. Bisa berbagi cerita, pengalaman, dan sebagainya melalui satu tulisan. Syukur - syukur  apa yang dituliskan, bisa bermanfaat bagi orang lain. Paling tidak, bagi mereka yang sedang membutuhkan informasi tersebut. 

Menjadi blogger, yang baru mulai sekitar 2 tahun ini, memberiku banyak arti hidup tersendiri. Bertemu dan berkenalan dengan orang - orang hebat. Belajar banyak hal dan sungguh menjadi bagian hidup yang luar biasa. 

Selama ini, tidak tahu, apa yang akan ditulis, apalagi pada saat - saat pertama kali mulai ngeblog, bisa- bisa goblok. Bisa duduk termenung didepan komputer, tanpa ada satu katapun, Perlahan, seiring waktu berjalan, kemudian bisa. Kontenpun beragam. Tidak fokus. Campur aduk. 

Sekian lama aku menunggu, akhirnya, aku merasa lebih cocok tulis tentang dunia traveling sesuai dengan hobi aku. Ya maksudnya, lebihin saja. Bukan berarti yang lain tidak. Toh blog aku bukan specialis. Jadi bisa nasi campur. 

Berdasarkan pengalaman traveling dari dulu, karena dapat foto- foto seadanya digudang, aku akan mulai posting kembali tanpa narasi yang panjang. Selain lupa, mungkin juga malas harus mengingat cerita masa lalu. Move on donk.

Sebelum ngeblog, aku mempunyai kesempatan, bertandang kebeberapa tempat wisata. Ada yang berhasil diabadikan, ada juga yang fotonya hilang. 

Dan kali ini, aku mau berbagi pengalaman ke Hongkong ( seingatnya aku saja, hehe... sudah lama banget soalnya..). Sudah hampir 10 tahun yang lalu trip itu dilakukan , yaitu tahun 2005, 2006 dan 2007. Begitu juga dengan ke China. 

Berangkat ke Hongkong bersama serombongan teman kerja. Tentu, waktu itu, tidak mengerti apa itu namanya backpacker dan traveling dengan biaya murah. 


Usia masih brondong banget. Excited sudah pasti. Benar- benar katrok. Keluar negeri, negara modern dan membuat aku langsung jatuh cinta. Segala sesuatunya sangat disiplin. Tidak ada orang yang sembarangan menyebrang, semua orang patuhi rambu lalu lintas.

Trip itu, membuat aku belajar banyak hal, yang sebelumnya, hanya seperti katak dalam tempurung. Benar- benar bisa merubah cara pandang aku dan merubah jalan pikiran aku tentang sebuah hidup, yang sebelumnya ya.. merasa sudah hebat , padahal tidak ada apa- apanya.

Banyak tempat yang bisa dikunjungi jika bermain ke Hongkong. Ada Disneyland, Ocean Park, The Peak, Tsim Tsa Shui yang setiap malam ada show "permaianan lampu" dari gedung- gedung pencakar langit disana. Tidak terbayang, jika salah satu kota di Indonesia, melakukan show itu, mungkin akan pemadaman lampu oleh PLN selama satu bulan. Hehehe...Mengingat , masih sangat seringnya pemadaman yang terjadi dikampung halamanku, tanah Batak. 


Hongkong, salah satu tempat surga belanja. Versi aku sih, lumayan murah- murah. Favorit buat belanja ya di daerah Mongkok, namanya jalannya jika diterjemahkan ke Indonesia menjadi jalan perempuan / wanita. Ya seperti China Town pada umumnya, disini bisa tawar menawar. Paling ramai adalah sore sampai malam hari. Kuliner, tentu. Cocok dilidahku dan hitungannya masih bisa sesuai kantonglah. 

Kesempatan itu, kami juga pergi ke Guang Zhou dan Shen Zhen, Cina. Kedua kota besar di Cina ini tetanggaan sama Hongkong. Kesana bisa pakai jalur darat dengan menumpang kereta api. Tidak banyak yang bisa saya share disini, foto kenangan juga terbatas dan memori tentang trip itu juga kurang lengkap. 

Paling penting ke Hongkong harus ke The Peak, kerennya adalah ke sana sore menjelang malam. Kamu akan melihat pemandangan Hongkong secara keseluruhan yang bermandikan cahaya lampu. Keren banget. The Peak ini terletak diatas gunung. Mau ke sana, bisa pakai bus. 

Moda transportasi Hongkong sudah sangat bagus, Selain bus, Hongkong sudah ada MTR, kereta bawah tanah yang hampir setiap 15 menit sekali pasti ada. ( Kalau tidak lupa, untuk durasi waktunya ). Mereka juga memanfaatkan kapal sebagai transportasi. 


Kamu juga harus kesini nih, tempat paling banyak wisatawannya. Melihat jejak telapak tangan para artis besar Hongkong. Seperti diatas, jejak telapak tangan Andy Lau.

Sebenarnya, masih banyak pengalaman seru lainnya yang tidak terlupakan. Pengalaman makan dan nginap di hotel berbintang 6, ngopi - ngopi santai di cafe mewah dan Haloween-an di Hongkong.

Dan lucunya, beberapa kali ke Hongkong, tapi aku belum pernah sekalipun mampir ke Disneyland Hongkong

With Love,

@ranselahok
Share on Google Plus

About ransel ahok

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

2 komentar :

  1. oke jozz bgt

    http://indo-palembang.blogspot.com/

    ReplyDelete
  2. wah semoga saya ada kesemptaan sampai sana dah mas mantap

    ReplyDelete

Powered by Blogger.

Popular Posts