Beli Dimana Tiket Bus Ke Muine?

Tanggal 6 Maret 2016

Tujuan utama ke Hochiminh bukanlah ke Hochiminh-nya, tapi ke Muine, butuh 5 jam perjalanan darat lagi dari kota terbesar kedua rumah Uncle Ho itu. Dari awal, saat pertama kali tiket sudah ditangan setahun sebelumnya, Hochiminh City / Saigon, aku jadikan kota transit saja. Tidak terlalu antusias untuk melihat lebih dekat kota itu. Dari hasil tanya jawab sama Om Google, benar saja, tidak ada apa-apanya di Saigon itu. Wisata kota dan belanja saja yang ada.

Tidak jauh berbeda antara Hanoi dan Saigon, boleh cek disini deh. Bahkan saat di Saigon, aku tidak terlalu mengunjungi tempat- tempat mainstream yang banyak di-review travelers. Aku hanya ke beberapa tempat saja. Notredame Church, Post office, Ben Thanh market, Ho Chi Minh square dan sempat ke China town yang tidak ada apa-apanya.
The Sinh Tour, gampang sekali ditemukan jika kamu tinggal didaerah Pham Ngu Lao.
Karena itu, sesuai dengan tujuan pertama ke Saigon adalah untuk ke Muine, begitu sampai, langsung cari tiket bus ke Muine. Banyak review yang mengatakan lebih baik beli tour di The Sinh Tour. Akupun demikian. Rasa- rasanya, lebih terjamin. Aku sih tidak tahu operator yang lain, tapi pengalaman aku naik bus ini, tidak ada berhenti untuk naikkan penumpang ditengah- tengah perjalanan. Berhentipun, itu karena urusan kebelakang, dan itu hanya sekali saja.
Schedule bus
Oh ya, trip ke Muine, aku barengan sama 3 cewek cantik asal Jakarta yang hebat. Kalau tidak salah dengar, trip ini menjadi kali pertama bagi mereka untuk backpackeran. Bahkan 1 diantara mereka, yang menjadi ketua genk, baru pertama kali trip keluar negeri. Sekali lagi, aku bilang hebat. Kami bertemu di bus dari airport mau ke kota Saigonnya. Bisa baca juga , cara naik bus murah meriah dari dan ke airport.
Penampakan bus
Singkat cerita, aku memutuskan untuk trip bareng mereka ke Muine besok paginya. Beli tiket di The Sinh Tour dengan harga 89.000 Dong per orang ( 1 Rp = 0,6 Dong ) atau sekitar Rp 53.400,- sekali jalan dengan menggunakan sleeping bus. Perjalanan ke Muine memakan waktu sekitar 5 jam. Sepanjang perjalanan, tidak banyak yang bisa dinikmati. Kanan kiri adalah pepohonan, terkadang ada rumah penduduk.                                    

Sleeping bus : 3 baris, 2 lorong buat jalan, 2 tingkat dan 1 toilet.
Sleeping busnya lebih sempit dibanding saat aku naik dari Laos ke Hanoi. Bisa baca disini. Ada 3 jalur, tempatnya juga lebih kecil, tapi untuk duduk lebih gampang dibanding sebelumnya. Bus ini dilengkapi toilet dan wifi yang tidak bekerja maksimal. Tidak ada fasilitas power listrik buat kamu nge-charge barang elektronik. Aku tetap saranin, lebih nyaman pilihlah tempat dibagian atas. Suka baca buku, sediakanlah, suka dengarin musik, jangan lupa baterei alat pemutar musik kamu full.
Ngobrol sama local`s yang juga sedang berlibur. 
Tidak ada hal lain bisa dilakukan sepanjang perjalanan itu. Walaupun bawa buku bacaan, aku malah lebih memilih dengar musik dan melamun tak karuan. Aku pakai waktu 5 jam itu untuk mengkhayal semau aku. Entah apa sajalah. Seingatku, semuanya ya tentang traveling. Ingin kesana, mau kesitu. Intinya, aku mau keliling dunia. Amin...

Mengkhayal menjadi satu aktifitas yang paling suka aku lakukan diwaktu senggang. Ingin menjadi siapa dan mau berbuat apa, sangat bebas. Karena itu, aku pernah tulis disini, andaikan hidup itu seindah di film, pasti menyenangkan dan sempurna.
Menjelang tiba ke Muine disambut pemandangan seperti ini...
Begitu juga, perjalanan pulang kembali ke Saigon pada malam harinya setelah sunset tour.  Kami naik sleeping bus tengah malam, dengan perkiraan, jam 6 pagi sudah tiba di Saigon. Harga tiket pulang lebih mahal dibanding pada saat datang. Kabarnya, jika mau dapat harga murah bisa langsung beli di The Sinh Tour Muine, tapi kantornya jauh dari keramaian kota.

Kami beli di Asia Travel dengan harga 143.000 Dong. Bosnya baiklah, bersedia menunggu kami sampai bus datang menjemput kami walau sudah larut malam. Asiknya lagi, tempatnya ada free wifi yang kencang, rasa kantuk sedikit terusir walau sudah menunggu lebih dari 3 jam.
Tempat menunggu bus sampai larut malam...
Mungkin karena sudah capek main seharian , letih dan lelah. Begitu naik bus, langsung molor sampai perbehentian untuk buang air kecil. Setelah itu, molor lagi dan baru bangun ketika sudah tiba di Saigon. Wifi bus malam lebih kencang dan on sepanjang perjalanan. Rasanya, lebih memilih tidur daripada berselancar didunia maya.
Bus malam dari Muine ke Saigon bersama 3 cewek cantik nan hebat...

With love,

@ranselahok
---semoga semua mahluk hidup berbahagia---
Share on Google Plus

About ransel ahok

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

5 komentar :

  1. nice info neh saya mau coba ke muine ini jga agustus :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks Bro sudah mampir... Semoga bermanfaat...

      Delete
  2. Itu ke muine sehari bisa??? Saya minggu depan rencana mau ke Laos Dan vietnam waktu ketat cuman seminggu. Mohon infonya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ke Muine, kalau pergi pakai bus pagi-pagi dari Saigon, bisa pulang lagi naik bus paling malam jam 12 malam, atau bisa dapat bus jam 8 an juga bisa... Tergantung kamu kejar sunset atau sunrise.

      Delete
  3. itu dari hcm ke muine pake bus berapa duit bedanya yg sleeper dng sitting bus brp duit.

    ReplyDelete

Powered by Blogger.

Popular Posts