Menjadi Kaisar Sehari Di Forbidden City

Dari Summer Palace (baca disini), perberhentian selanjutnya Lapangan Tian An Men dan Forbidden City. Sayang sekali, aku disini juga tidak terlalu lama. Hanya sekitar 2,5 jam - 3 jam saja. Itupun kebanyakan habis waktu untuk jalan. Sekedar informasi, akses masuk kedua landmark China ini membutuhkan waktu yang banyak, butuh jalan kaki yang lama. 


Lapangan Tian An Men dan Forbidden City telah menjadi wisata dunia. Dipenuhi turis lokal maupun manca negara. Aku tidak tahu bagaimana menceritakan keadaan Lapangan Tian An Men. Untuk cerita mengenai sejarah, ada bagusnya langsung ke Om Google. Karena pastinya sangat lengkap. Baca disini juga bisa.


Lapangan Tian An Men menjadi alun - alun terbesar ke-4 didunia. Di lapangan inilah, dikenal sebagai titik fokus dari protes pro - demokrasi yang berakhir dengan penembakan ratusan bahkan ribuan warga sipil oleh tentara. Tepat digerbangnya dipasang tokoh penting China yaitu Mao Zedong, yang merupakan seorang revolusioner komunis China dan pendiri dari Republik Rakyat Cina.


Lapangan Tian An Men sendiri terpisah dari Kota Terlarang - Forbidden City. Lapangan Tian An Men sering dipakai sebagai tempat penerimaan tamu kehormatan negara secara militer. Seperti pada hari itu, bertepatan dengan datangnya Perdana Menteri India yang sedang melakukan kunjungan kenegaraannya, sehingga hari itu, Lapangan Tian An Men ditutup untuk umum sampai upacara penyambutannya selesai.

Hanya perlu jalan kaki sekitar 10 menit dari Lapangan Tian An Men untuk bisa sampai ke Kota Terlarang. 


Kota Terlarang adalah komplek Istana Kekaisaran China dari Dinasti Ming ke akhir Dinasti Qing. Terletak dipusat kota Beijing dan sekarang telah menjadi Museum Istana. Komplek Kaisar ini menjadi bukti sejarah arsitektur megah peninggalan tradisional kuno China yang masih bertahan hingga saat ini. Bahkan berpengaruh pada perkembangan budaya dan arsitektur pada jaman modern sekarang ini. Baca juga bukti sejarah peninggalan China disini.


Mungkin 1 hari juga tidak cukup untuk mengeksplor Komplek Istana ini. Didalamnya terdapat 9.999,5 kamar.  Konon kabarnya, 10.000 itu adalah milik Tuhan, SEMPURNA ITU MILIK TUHAN. Makanya hanya dibuatkan 9.999,5 kamar saja. Jika sering nonton film tentang kekaisaran China, pasti sering dengar, semua orang akan berlutut dihadapan Kaisar sambil memuja " Wan Shui .. Wan Shui... Wan..Wan..Shui.." yang artinya Kaisar akan hidup sampai sepuluh ribu tahun lamanya atau panjang umurlah.


Anehnya, paviliun - paviliun yang ada didalam Komplek Istana Kaisar, semuanya masih terawat dengan baik dan masih bagus. Termasuk pintu , jendela bahkan dinding yang terbuat dari kayu masih awet dan tetap kuat. Selain itu, peninggalan jaman kuno seperti guci, sendok, garpu, piring, dan sebagainya, masih ada tersimpan disana. 


Jika kamu pernah nonton The Last Emperor, ya sudah tidak salah lagi, begitu komplek istana itu apa adanya. The Last Emperor memang syuting disana. Banyak cerita yang mengandung arti tersendiri dari setiap spot yang ada didalamnya. Setiap titik mengandung nilai sejarah. 


Contohnya saja, gerbang masuk. Bagian tengah yang paling tinggi dan besar , itu adalah gerbang masuk bagi Sang Kaisar. Sedangkan tepat disebelah kanan dan kirinya , yang lebih kecil adalah untuk para selir dan keluarga Kaisar. Untuk pembantu dan dayang- dayang lainnya, hanya boleh akses masuk ke istana lewat pintu lain.


Saat itu, hahahaa... pas keluar dari salah satu paviliun yang berfungsi sebagai perpustakaan. Berdiri di pintunya memandang keluar taman, aku langsung terbawa suasana. Sore hari, suasananya nyaman, udaranya sejuk dan hadeh... indah sekali pemandangan sekitaran paviliun. Berasa jadi kisar sehari di Forbidden City. Sudah jalan melewati pintu gerbang, walaupun bukan gerbang utama khusus Sang Kaisar. Tapi perasaan seorang Kaisar menginjakkan kaki di Istana, aku sudah alami. 


Sebelum rezim kekaisaran China berakhir, Kaisar Pu Yi menjadi kaisar ke-24 sekaligus sebagai Kaisar terakhir yang berkuasa. Seperti cerita yang difilmkan di The Las Emperor. Kaisar Pu Yi yang masih kecil saat itu berkuasa dan tidak punya keturunan. Dengan demikian, berakhirlah kekuasaan Kekaisaran China. 

Tips buat kamu yang mau datang ke Lapangan Tian An Men dan Forbidden City :

1. Bawalah payung, topi, kacamata hitam dan pakai sunblock. Walau udaranya cukup sejuk, tapi matahari sangat terik. Panas banget.

2. Buat kamu yang hobi fotografi, harus siapkan bateri dengan maksimal. Atau yang suka bergaya didepan kamera. Ini penting. Banyak sekali spot bagus yang bisa diambil. Banyak sekali nilai sejarah yang tertinggal disana. Banyak barang peninggalan jaman kuno. Apalagi kamu benar- benar hunting dari 1 spot ke spot yang lainnya.

3. Saat masuk kesana, bawalah air minum. Karena panas dan jalan kaki terus- terusan. 

4. Walaupun kelihatannya aman, tetap harus waspada. Karena banyaknya manusia yang ada disana.

5. Dan yang paling penting diantara yang terpenting adalah stamina. Jagalah kesehatan biar stamina kuat saat tour ke Lapangan Tian An Men dan Kota Terlarang. Karena 100 % jalan kaki dibawah panasnya matahari dan area yang sangat luas.

Baca tips lainnya : 10 hal yang harus diperhatikan sebelum ke China.

With Love,

@ranselahok
---semoga semua mahluk hidup berbahagia---



Share on Google Plus

About ransel ahok

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Post a Comment

Powered by Blogger.

Popular Posts