Promosi Indonesia Di Couchsurfing ASEAN.

Tanggal 9 Februari 2018.

Event Couchsurfing ASEAN CouchCrash untuk pertama kalinya diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia dari tanggal 9 - 11 Februari 2018. Aku sendiri tidak tahu secara jelas, latar belakang bagaimana akhirnya event bertaraf International ini bisa terselenggara. Yang aku tahu, event ini atas inisiatif bersama 3 Ambassadors Couchsurfing yang berasal dari Yogyakarta ( Indonesia ) - DJ, dari Kuala Lumpur ( Malaysia ) - Abbey dan dari Singapore - Ummar. 

Event yang berlangsung 3 hari itu sebetulnya sudah ada informasinya yang diumumkan melalui website Couchsurfing dari akhir tahun 2017. Tapi aku sendiri baru tahu, ketika seorang teman, sebut saja namanya Cindy, tanyain, apakah ikut event tersebut atau tidak ? Itupun, aku entah ada dimana. Berasa waktunya cocok, ya aku joined-lah itu event.

Okey, sebagaimana inilah sebuah event dari penyelenggara yang komunitas non profit, jadilah semuanya kamu tanggung sendiri. Dari biaya tiket pesawat, makan, tempat tidur dan sebagainya. Untuk join event itu, aku bayar RM 130. Aku dapat kaos Couchsurfing edisi ASEAN ( ini yang tidak bisa didapatkan dari mana-pun), transportasi pulang pergi dari Kuala Lumpur ke Tadom Hill, makan malam, sarapan dan makan siang, kemudian, sebuah tenda untuk kamu istirahat di Tadom Hill. 

Aku tidak mau bahas masalah harga yang dibayarkan deh. Itu mah relatif. Tergantung dari mana sudut pandang kamu. Kalau mau bilang mahal, iya mahal. Tapi terkadang, momen itu tidak bisa dibeli dengan harga berapapun. 

Sesuai dengan itinerary yang diberikan, event yang rencananya akan diselenggarakan setiap tahunnya itu, berjalan dengan lancar dan sukses. Tidak ada kendala yang berarti. Semua peserta yang hadir, harusnya senang, puas dan happy. Ya kan, aku tidak tahu apa isi hati orang, jadi aku bilang harusnya. Kan asumsi. Aku? Sudah pasti, senang. 
Sunset dari atas Heli Lounge Bar.
Aku sendiri sudah ke Kuala Lumpur dari tanggal 8 Februari. Berikut juga, ada beberapa teman yang dari Indonesia, sebagian sudah tiba di Kuala Lumpur 2 hari sebelumnya, bahkan mungkin ada yang sudah 3 hari sebelumnya. Sebagian besar, mereka dapat host dari teman- teman Kuala Lumpur. Aku, lebih memilih tinggal di hostel. Karena aku kan sambil kerja. Jadi tidak enak sama tuan rumah dan teman- teman lainnya, kalau aku menyendiri disudut, tidak gabung ngobrol dan sebagainya.


Hari pertama, tanggal 9 Feb, kita kumpul di Heli Lounge Bar. Acara sih ditulis mulai dari jam 5 sore sampai jam 8 malam. Aku baru datang jam 6-an. Bukan mau ngaret, tapi karena kerjaan belum kelar saja. Tapi itu ada acara bebas. Mau datang dan pulang jam berapa saja, bebas. Tidak ada aturan yang mengikat kok. 
Tunggu hujan reda...
Untuk bisa naik sampai ke Heli Lounge Bar itu, kamu harus keluarkan kocek sendiri lagi, ini diluar dari bagian yang dibayarkan pada saat registrasi tadi. Kamu beli minuman apapun, setelah itu, kamu bisa menikmati pemandangan Kuala Lumpur dari atas Heli Lounger Bar. Dan minuman yang paling murah RM 25. 
Nasi Kandar.
Nah, kesempatan yang ada di Heli Lounge Bar digunakan untuk saling berkenalan dengan sesama member Couchsurfing (CS ). Baik yang sama - sama dari Indonesia ataupun dari negara lain. Karena diatas sana adalah tempat umum, jadi agak kesusahan untuk mengenal mana yang member Couchsurfing. Ya, selain ngobrol- ngobrol, ya foto- foto. Mau apalagi? Toh memang tidak ada acara khusus disana. Sampai pada akhirnya, hujan juga yang membubarkan kita semua. Lagian sudah jam makan malam. 

Keseruan dari atas Heli Lounge Bar berpindah ke restoran nasi kandar yang letaknya tidak berapa jauh dari Heli Lounge. Tempatnya langsung penuh begitu diserbu pasukan Couchsurfing. Ngobrolnya dilanjutkan disini sembari makan- makan. Setelah itu, bebas. Aku pulang, melanjutkan kerjaan. Sebagian lagi, pulang istirahat, lainnya lagi, lanjut, entah nongkrong dimana. 
Pembagian bus 

Hari Kedua, tanggal 10 Feb. Kita semua diminta untuk kumpul di Berjaya Town Square jam 12 siang. Dari sana, kita semua berangkat ke Tadom Hill dengan menggunakan 2 bus. Event kemaren itu juga dihadiri oleh perwakilan Couchsurfing pusat dari USA. Lama perjalanan dari Kuala Lumpur sekitar 45 menit ke Tadom Hill. Tapi kita dibawa ke Putra Jaya terlebih dahulu untuk photostop. Di dalam bus aku, kita diminta DJ untuk perkenalkan diri satu per satu, biar bisa saling mengenal lebih dekat. 
Photostop di Putra Jaya. Foto by CS-Sufi.
DJ, CS Yogyakarta.
Tiba di Tadom Hill, kesan pertama begitu turun bus. Panas banget. Sepertinya panasnya sampai ke ubun- ubun. Kemudian, yang terlihat langsung tanpa harus bertanya lagi dimana tenda- tenda itu. Haha.. Baru pertama kali ngetenda gitu disamping jalan tol. Hahahaa... Kalau aku bilang sih, sepertinya itu semacam lapangan luas gitu yang masih bagian dari Tadom Hill-nya. Upss, dari tadi sebut kata Tadom Hill, bukan berarti berada diatas semacam bukit gitu. Atau pegunungan, atau daerah yang lebih tinggi, bukan!!! Benar adanya, ada semacam resort disana, dengan nama Tadom Hill Resort, tapi event CS bukan di resort-nya. Ya, lupakan tentang tempatnya, mari aku ceritakan tentang event itu sendiri. Sedangkan Tadom Hill Resort, buat kamu yang pengen tahu, atau punya niat liburan kesana, aku akan share pengalaman nginap 1 malam di sana dipostingan selanjutnya.


Setelah di-breafing sekilas, perkenalan awal, kemudian pembagian nomor tenda, kaos dan semacamnya, acara bebas. 

Suasana sudah seru dan heboh saja, apalagi acara yang dipandu oleh CS Alan, yang punya jam terbang tinggi sebagai presenter handal dengan kemampuan berbahasa Inggris yang super kece badai. CS Alan sukses menghantarkan acara tersebut menjadi begitu seru dan penuh kehangatan. Gelak tawa tidak terhindarkan, ketika bagaimana CS Alan menggoda beberapa peserta games. Erhmm... tidak perlu disebutkan disini, cukup member CS yang hadir saja tertawa geli didalam kenanganan masing- masing. 
CS Alan sedang beraksi...
Tidak ketinggalan, sepatah dua kata dari Abbay, Ummar dan DJ. Kemudian, perwakilan CS pusat juga ikut menyampaikan kesan- kesannya. Aku terkesan sih ketika DJ mempersilahkan Mahfuja, CS asal Bangladesh dan Arianna, CS asal Filipina untuk berbagi pengalamannya. Aku rasa semacam ini lebih kena deh untuk sebuah event sekelas Couchsurfing, daripada waktu dihabiskan saja untuk yang lain. Aku merasa, event tersebut akan lebih okey dan hebat, jika waktu yang ada dipakai untuk sharing dari beberapa member CS. Maksud aku sih, diperbanyak lagi. BUKAN BERARTI, TIDAK ADA. Hanya saja, waktunya kurang banyak untuk sesi ini. 
Mahfuja, CS Bangladesh.
Ya, kemaren sih, bukan tidak ada. Ada. Ya, aku cuma rasa kurang saja. Selain yang para Ambassador berbicara, terutama, perwakilan dari pusat berbicara, ada sesi tanya jawab seputar CS, tentang apapun yang ingin diketahui oleh member CS. Selebihnya, erh.. aku coba ingat- ingat lagi... erhmmm... iya, tidak ada sih. Kecuali Mahfuja dan Arianna itu.
Arianna, CS Filipina.
Karena aku pikir event ini TENTANG COUCHSURFING, tentang dunia traveling, tentang orang- orang yang hobi jalan- jalan, tentang traveler yang tergabung dalam sebuah komunitas COUCHSURFING, ya, acaranya lebih banyak membahas tentang Couchsurfing itu sendiri. Saling berbagi pengalaman, kali saja, ada orang baru yang belum mengerti sama sekali tentang apa itu Couchsurfing, ada pendatang baru, atau ada yang selama ini sudah bergabung tapi masih ragu, masih kurang paham, atau ada orang yang belum berani baik nge-host ataupun nge-surf. Ahh... lebih kurang begitu deh. 
Momen bersama, Ambassador Singapore, Kuala Lumpur dan Yogyakarta, CS Alan dengan CS Pusat.
Kan dari para senior, cieeh.. senior, yang sudah lama bergabung di CS,  bisa kasih pengalamannya, apapun itu, dari hal terindah sampai hal terburuk sekalipun yang pernah dia alami. Bagaimana sih bisa dapat host? Bagaimana bisa menjadi seorang host yang baik? Dan lain sebagianya. Erhmm... ketimbang hal lainnya... Sayang saja. 
Momen makan malam bersama.
Tujuan utama event itu apa sih ? Berkumpul. Bersilahturami. Saling berkenalan. Saling berbagi pengalaman. Apalagi event ini dihadiri dari lebih 100 orang dari 15 negara member CS. Kalau saja, separuh dari peserta saja diminta sharing tentang pengalamannya, aku rasa 1 malam juga tidak cukup waktunya. Ya sudah-lah, ini cuma pendapatku saja sih. Setiap orang punya pendapat yang berbeda. Setiap orang punya ekspektasi yang berbeda. Aku boleh dong, punya pendapat begitu? Hahahaha...

Intinya sih, event itu okey banget. Bisa bertemu member CS dari beberapa negara itu menjadi pengalaman tersendiri yang tidak bisa dilupakan begitu saja. Terlebih lagi, ketika masak mie instan bareng, walaupun cuma beberapa orang saja, tapi moment itu sangat berkesan. Bukan tentang mie instannya sih, tapi dalam kesempatan waktu yang ada, jadinya, sekalian bisa saling bercerita. 
Orang Asli Village.
Jika dipikirkan kembali, aku merasa itu menjadi bagian pengalaman tidak terlupakan. Bagaimana keseruan selama event itu? Bagaimana kebersamaan, kehebohan, dan keceriaan yang ada? Belum lagi, sebagian peserta itu adalah member CS asal Indonesia. Tahulah, kalau sudah kumpul, kita sudah macam sedang nonton pertandingan bola, hebohnya luar biasa. Indonesia menggelar di Kuala Lumpur. Jakarta, Yogyakarta, Pekan Baru, Palembang, Medan, Solo dan kota- kota lainnya, berseru di Tadom Hill. 
Tes kekuatan, menembak balon dengan jarum dengan cara meniupkannya dari bambu.
Semuanya berbaur. Semuanya bergabung. Saling kenal satu dengan lainnya. Saling berbagi cerita. Saling membentuk kelompok kecil. Berpindah dari 1 kelompok kecil ke kelompok kecil lainnya, untuk bisa saling berkenalan. Banyak sekali informasi yang didapatkan. Banyak cerita seru. Kebayang dong, berbeda daerah saja, kita bisa begitu banyak cerita, apalagi ini, berbeda negara asal. Ini seru !!!

Hari Ketiga, tanggal 11 Februari 2018. Aku tidak tahu, malam itu, acaranya berakhir jam berapa?Hahaha... Yang aku tahu, ketika paginya, sudah pada olahraga bersama. Setelah itu, kita semua beranjak bersama, jalan kaki menuju Orang Asli Village, yang dekat banget dengan Tadom Hill. 
Alat musik traditional.
Di Orang Asli Village, kita disambut hangat oleh para tetua  ( sebutan yang pas bukan sih? ) dan orang- orang lokal disana yang mengenakan baju- baju traditional mereka. Kemudian, kita disuguhi tari- tarian lokal dan pertunjukkan musik lainnya. Ada kata penyambutan juga sih dari semacam kepala disana, atau apa gitu istilahnya. CS member juga diajak menari bersama, ada yang mencoba alat musik traditionalnya Orang Asli Village. Oh ya, kita juga disediain makan siang ala penduduk lokal sih. 

Setelah itu, ya kembali lagi ke Tadom Hill untuk bersiap pulang ke Kuala Lumpur. Sembari menunggu busnya datang menjemput, acara bebas. Ada yang terkapar lelah, tiduran, ada yang berkumpul senang, nyanyi - nyanyi seru, ada yang melanjutkan saling berkenalan, saling bercerita, saling berteman lewat akun social media yang ada. Sampai pada akhirnya, bus datang, dan kita semua pulang. Kemudian berpisah di Kuala Lumpur. 

Dan ..

Aku sih berharap, pertemanan itu bukan sampai disana saja. Karena nilai sebuah pertemanan, arti sebuah pertemanan diatas dari harga apapun. Acara seperti ini, aku bilang, bagus sekali. Terima kasih kepada para penggagas sehingga event ini bisa terjadi,  DJ, Abbay dan Ummar. Begitu juga, orang - orang dibelakang layar yang membantu. 
Orang- orang hebat dibelakang layar.
Lewat event Couchsurfing ASEAN Couch Crash, aku bisa mengenal teman- teman dari daerah dan negara lain, yang kalau dipikirkan, jika tidak dalam event ini, mana mungkin ada kesempatan untuk saling mengenal. Termasuk, event- event Couchsurfing lainnya, yang sering diadakan. Contohnya, event Couchsurfing Jakarta Culinary. 

Berteman itu tidak ada matinya. Berteman dengan siapapun itu sungguh luar biasa. Berteman itu bukan saja menambah relasi dan pergaulan, tapi, yang paling penting adalah menambah wawasan, karena setiap teman, aku yakin, bisa memberi energi positif dan warna tersendiri ke dalam hidup. Tentu, ada sisi negatifnya. Tergantung, bagaimana kita menyikapinya. 

Sebetulnya, selain heboh - heboh, seru- seruan dan saling mengenal seperti event kemaren, kita bisa promosi daerah asal kita sendiri loh ke teman- teman dari daerah lain, apalagi ini bertaraf International, kita punya kesempatan promosi Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Kita bisa kasih tahu, Indonesia itu bukan cuma Bali, bukan cuma Yogyakarta, bukan cuma Bandung, Indonesia itu ada Makassar, Manado, Papua, Aceh, Palembang dan lainnya, yang semuanya tidak kalah menarik dan tidak kalah bagus. Dengan demikian, bukankah kita juga sudah membantu pemerintah dalam meningkatkan sektor pariwisata?

Inilah yang direncanakan Couchsurfing Indonesia, DJ and friends, yang mana, tahun depan, Couchsurfing ASEAN Couch Crash yang kedua, akan dilaksanakan di Makassar. Karena itu, buat teman- teman yang belum bergabung di event kemaren di Kuala Lumpur, silahkan catat tanggalnya, rencananya akan diselenggarakan dari tanggal 1- 7 Maret 2019. Erhmmm... seminggu ya? Lama ya? Tenang, kamu bisa set kok sesuai dengan maunya kamu, mau ikut join yang tanggal berapa saja. 
CS Jakarta Culinary.
Kemudian bagi kamu yang belum paham tentang apa itu Couchsurfing? Belum gabung dengan Couchsurfing? Segera saja, registrasi di websitenya disini. Jadi member dulu saja, tidak perlu bayar kok. Banyak banget yang harus diisi, santai brosis.. Isi saja informasi diri dulu. Setelah itu, cari event terdekat di kota kamu. Join tuh event. Datang dan berkenalanlah dengan sesama member. Jangan pernah malu. Segala sesuatu pasti ada untuk yang pertama kalinya.
View, dari Tadom Hill ke Orang Asli Village

Cari tahu, dengarlah pengalaman dari member CS lainnya. Sejak itu, kamu secara otomatis, sudah mulai berkenalan dengan dunia. Sudah mulai berteman dengan dunia. Karena dunia itu luas, dunia itu tidak hanya sebatas teras rumah, tidak hanya sebatas ruang kerja di kantor.  Melangkahlah keluar, berkenalan dengan dunia, menatapnya, meresapinya, dan kamu akan tahu, hidup ini begitu indahnya.

Jangan lupa, catat tanggalnya!!!

Sampai jumpa di Makassar tahun depan...

With Love,

@ranselahok
---Semoga semua mahluk hidup berbahagia---

















Share on Google Plus

About ransel ahok

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

4 komentar :

  1. Aduuuuh koko blogger kece hits zaman now... Kereen amat sih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih ya Ibu Dokter yang kece badai.... Ayo mulai nulis juga... Semangat...

      Delete
  2. Supaya dikenal, kita harus mempromosikan yang lokal supaya go internasional.

    ReplyDelete
  3. Ngikutin acaranya aja udah seru banget ya

    ReplyDelete

Powered by Blogger.

Popular Posts