Beijing, Bukti Sejarah Peninggalan China

Tanggal 14 Mei 2015

Sebelumnya, boleh baca 10 tips sebelum ke China. Klik disini.


Seperti lagu lama, China Trip kemaren juga dadakan. Pertengahan April kemaren baru kepikiran mau berangkat. Parahnya, paspor sudah expired dan belum diperpanjang. Niatnya sih mau buat E-Paspor. Setelah 1 bulan proses perpanjangan E-Paspor dihentikan sementara, eh, menjelang akhir bulan April, kabar gembira datang menghampiri. E- Paspor sudah bisa diproses. Langsung deh tancap gas. Keputusan bulat untuk menginjakkan kaki di tembok China diambil setelah E- Paspor sudah ditangan. Awal Mei baru proses visa. Semuanya serba kilat dan tanpa rencana panjang. 

Aku ke China sudah yang ke- 4 kalinya. Setelah dulu ke Guang Zhou dan Shen Zhen. Tapi baru kali ini ada kesempatan jejakkan kaki di tembok raksasa, yang notabene, katanya pulang ke tanah leluhur. Hahaha... Impian aku sejak lama menjadi kenyataan, karena aku mau ke sana harus bersama mama. Tuhan mengabulkan doaku atas kerja kerasku sendiri. Tuhan memberiku kesempatan membawa mama, bersama melihat kemegahan Great Wall yang mempunyai sejarah ribuan tahun yang lalu. 


Kota pertama yang aku datangi sudah pasti : Beijing, kota dimana sejarah budaya China itu berasal. Disambut udara sejuk bersuhu sekitaran 25 C, pagi itu jalanan Beijing sudah padat. Yang pasti, kekaguman atas perkembangan China tidak ada henti- hentinya. Walaupun sentuhan modern nan canggih bertebaran dimana- mana, peninggalan sejarah tidak diabaikan begitu saja, bahkan menjadi situs - situs yang paling dilindungi. 


Dulu, kata orang tua, China adalah negara miskin. Mau kunjungi saudara pada jaman itu, 20 - 30 tahun yang lalu, kita harus bawa banyak uang untuk dibagikan. Mereka ( saudara- saudara ) sangat miskin. Tinggal dikampung dan sangat terbelakang, baik ekonomi ataupun pendidikannya. 

Kini, China sudah berubah. China telah menjadi negara adikuasa, malahan telah menjadi momok untuk Amerika yang selama ini berkuasa. China memegang peranan penting ekonomi dunia saat ini. Siapa sih sekarang yang tidak mau berbisnis dengan mereka yang mempunyai populasi terbanyak didunia? Bahkan bule- bule berlomba- lomba belajar bahasa mandarin supaya lebih gampang berkomunikasi. 


Dan itulah China. Suka tidak suka, harus kasih 2 jempol. Apa saja ada disana, mau barang apa saja ada disana. Orang lain yang tidak sanggup buat, mereka bisa. Orang lain punya barang kelas wahid, mereka punya barang kelas teri. Mereka produksi sendiri, semuanya dengan biaya yang sangat rendah, sehingga nilai jualnya juga rendah. Kata orang lokal sana, mereka kejar kuantitas, bukan kejar untung. ( Tambahan dari aku, bukan juga kejar kualitas, hehehe..). Katanya lagi, mereka tidak takut sama negara manapun, produksi untuk pakai dalam negeri saja kewalahan, apalagi mau ekspor keluar.  

Komplek Istana Kaisar, Tempar Syuting The Last Emperor
Sejarah kuno kekaisaran China berbanding lurus dengan perkembangan jaman modern. China dengan tembok raksasa dari Dinasti Ching, Istana Kaisar ( Forbidden City ) dan Istana Musim Panas Kaisar - Summer Palace ada disatu sudut kota Beijing, sedangkan BirdNest yang menjadi pusat diselenggarakannya Olympiade 2008 menjadi titik balik bagi China menunjukkan kepada dunia akan hebatnya mereka dan bangunanan yang disebut CCTV TOWER ada disudut kota Beijing lainnya. 

CCTV TOWER, Tower dengan predikat #TER didunia
Beijing sendiri mempunyai 6 jalur jalan ring road yang menghubungkan seisi kota. Tata kota yang rapi dan disusun apik. Gedung pencakar langit menjadi pemandangan umum diinti- inti kota. 10 besar bangungn tertinggi didunia, 4 - nya ada di China loh. Sudah ada MRT yang menghubungkan seisi kota. Hebat bukan? 

Bird Nest, pusat Olympiade Beijing 2008
Soal kebersihan jalan umum, sudah tidak perlu ditanya lagi. Taat pada rambu lalu lintas sudah wajib hukumnya. Setiap sudut kota dipasangi cctv, sehingga tindakan kriminal bisa terkontrol. Intinya sih, pemerintah sangat berkuasa. Peraturan yang ketat dan sanggup membuat warganya takluk dan tidak berdaya. Hasilnya, disiplin.


Saat ke China kemaren, memasuki musim semi. Udar sejuk. Seperti yang aku katakan diawal, bahkan hari kedua, suhu turun sampai 20 C. Terasa dingin, walaupun matahari tetap bersinar dengan teriknya. Dan musim ini, menjadi musim yang cocok bagi traveler untuk berkunjung ke sana. Tidak dingin banget, juga tidak panas banget. Apalagi, bunga mulai bermekaran. Cantiknya China, sepanjang jalan dipenuhi bunga- bunga penuh warna - warni. Indah sekali. 


Sedikit tentang kebersihan di China. Aku sempat ditanya orang lokal, kenapa China bisa begitu bersih ? Kenapa orang China bisa begitu jaga kebersihan? Aku jawab, karena ada cctv, mereka takut didenda. Jawaban aku benar, maksudnya benar- benar salah. Bukan itu jawabannya. 

Alasan kenapa China bisa begitu bersih? Jawabannya diluar nalar aku, karena setiap sampah yang akan dibuang itu bisa menjadi penghasilan tambahan bagi orang tersebut. Sampah itu dikumpulin dan bisa dijual. Pada akhirnya didaur ulang. Gitu... coba , gimana tidak bersih ? Setiap orang menjadi pemulung elite disana.

Wisma Atlet - Kini adalah Apartemen
Dan foto diatas adalah apartemen. Cerita serunya, awalnya apartemen ini adalah wisma atlet yang sengaja dibangun untuk para atlet yang ikut bertanding di Olympiade Beijing 2008. Okey, disini hebatnya, pemerintah pada saat membangun wisma atlet ini sudah bersifat komersil. Wisma ini dari awal sudah dirancang untuk dijual secara umum. Siapapun boleh membeli wisma ini, tapi dengan catatan, setelah selesai pembangunan, akan disewa oleh pemerintah untuk keperluan tempat tinggal para atlet pada masa itu. Siapa tidak mau beli? Belum selesai pembangunan saja, sudah tersewakan. Alhasil, setelah kelar pesta akbar olahraga tersebut, kini telah kembali ke pemilik aslinya, menjadi apartemen.

Aku akan ceritakannya satu per satu sesuai pengalaman aku selama trip disana. Mulai dari indahnya Istana Musim Panas Kaisar, Hebatnya Tembok China dan Komplek Istana Kaisar yang mempunyai 9.999,5 kamar yang ada di Beijing, sejarah Han Sen Temple yang terkenal diseluruh China dan Liu Garden yang ada di Su Zhou. Aku juga akan mengajak kamu kembali ke jaman Three Kingdom di Wu Xi, Legenda Siluman Ular Putih yang benar adanya di Danau Xi Hu serta asal muasal nama makanan Cakwe dari Hang Zhou. Melihat modernnya China dari Shang Hai yang terkenal dengan gedung pencakar langitnya didunia. So.. tungguin ya certia bersambung dari aku.. Dijamin puas ! Paling tidak, melihat foto- foto dengan pemandangan yang keren- keren deh.

Tungguin yaa...

With Love,

@ranselahok
---semoga semua mahluk hidup berbahagia---

Share on Google Plus

About ransel ahok

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

2 komentar :

  1. Keren bisa travelling kesana. Doakan saya juga kak agar bisa pergi kesana. Saat ini masih mengeksplore wisata di negeri sendiri.

    ReplyDelete

Powered by Blogger.

Popular Posts