Backpacker Mau Ke Maldives? Baca Dulu 7 Hal Penting Ini.

Sebelumnya, aku sudah shared tentang bagaimana bisa ke Maldives cuma dengan 7 Juta. ( baca disini ).  Semua itinerary dan total biaya perjalanan, ada dipostingan sebelumnya. Kali ini, aku mau share, 7 hal yang harus kamu ketahui tentang Maldives sebelum kesana. 
Welcome To Maldives
 1. Tiket pesawat.

Harga tiket pesawat tentunya menjadi keberuntungan masing- masing orang. Ketika sedang ada promo tiket, segera saja untuk beli, jangan pikir untuk kedua kalinya. Aku sendiri dapat tiket Airasia Jakarta – Kuala Lumpur, kemudian tiket Airasia Kuala Lumpur – Maldives (pp) dan tiket Kuala Lumpur – Jakarta pakai KLM. Mahal? Murah ? Aku tidak tahu. Yang pasti, masih masuk kedalam budget aku. Maldives bookkkk…!!! So.. total tiket PP Rp 2.812.087,- . Tiket aku beli bulan Agustus 2015.

Bisa saja, kamu dapat tiket yang lebih murah dari aku. Rajin- rajin check website semua maskapai yang punya destinasi ke Maldives. Jika kamu ingin melihat Maldives sesungguhnya, lebih baik cari penerbangan pagi atau siang, bisa melihat dari atas langit, atoll- atoll yang keren- keren. Aku sendiri pulang pergi pakai pesawat malam. Aku tidak mendapatkan kesempatan itu. 

Sebelum beli tiket, pastikan kamu tidak salah jadwal, paling penting adalah jadwal ferry antar pulau. Penting untuk dicatat : NO SCHEDULE ON FRIDAY. Atau kamu mau bayar biaya speedboat.

2. Mau kemana dulu ?

Tentukan tujuan akhir kamu, mau menghabiskan liburan kamu dimana? Karena Maldives punya sangat banyak pulau. Dan jarak dari 1 pulau ke pulau lainnya termasuk cukup jauh. Sehingga, kamu tidak habis waktu bolak- balik tidak jelas mau ngapain. 
Male City View 
Aku sendiri, memilih Maafushi Island. Sebelumnya sempat bingung, tanya sana –sini, inginnya sih mau ke beberapa pulau biar tidak rugi. Setelah aku pikir- pikir, cara seperti akan lebih ribet dan habis banyak waktu. Kecuali, kamu pilih stay di pulau dekat airport, jarak antar pulau tidak terlalu jauh. 

Nah, ini juga berkaitan dengan pemilihan flight kamu. Jika kamu landing malam hari, kamu harus stay 1 malam di pulau terdekat dengan airport. Male dan Hulhumale menjadi pilihannya. Ke Male, tinggal nyebrang pakai ferry, katanya sih 24 jam. Bayar 10 Rufiyaa. Kalau ke Hulhumale, bisa naik taxi atau bus. ( Aku dengar dari backpacker lainnya yang ketemu di Maafushi).

Male City View
Kalau mau langsung ke pulau tujuan kamu, bisa juga. Tinggal carter speedboat. Bayar per speedboat 150 Usd. Bisa sharing dengan lainnya. Lain lagi, kalau nginap di resort, harga kamar per malam di resort tidak termasuk transport ke resort tujuan kamu. 

3. Hotel di Maldives.

Sebelum aku sampai disini, aku sudah banyak baca review dari traveler blogger tentang salah satu persyaratan untuk bisa melewati imigrasi. Harus punya bukti booking hotel. Karena itu, daripada bermasalah, terpaksa, aku booking via Agoda.com
Luckyhiya Hotel 
Banyak sekali hotel lowbudget di Male maupun di Maafushi Island, sesuai dengan pengalaman sendiri saja. Di Male, aku nginap di Luckyhiya Hotel, dapat sarapan pagi, kamar AC dan hot shower. Sedangkan di Maafushi Island , aku stay di Kaani Beach Hotel. Hotel ini okey dan sesuai dengan isi dompet. Kaani Beach Hotel punya 3 cabang, tempat aku adalah yang beach yang menghadap ke pantai, ada Kaani Village, yang terletak agak kedalam, kemudian ada Kaani yang khusus untuk orang honeymoon gitu. Sepertinya begitu… Soalnya, saat kesana, ketemu sama traveler asal India, mereka nginap disana dan memang sedang honeymoon. Harga Kaani Beach Hotel lebih mahal dibanding dengan Kaani Village
Kaani Beach Hotel
Ada tidak hotel yang lebih murah? Ada…. 
Harganya sekitar Rp 600.000 – Rp 1.000.000,- Tapi 1 tips buat kamu yang mau pesan via Agoda.com atau Booking.com baca dengan teliti, harga kamar itu untuk satu orang atau berdua, walaupun dia kasih twinbed. Pengalaman dari traveler yang join jalan bareng, dia akhirnya harus tambah bayar 12 Usd karena mereka berdua.  Tentu, letaknya agak kedalam dan tidak menghadap ke pantai langsung, ini sebenarnya tidak terlalu penting sih.  Satu lagi, bisanya harga hotel yang tertera belum termasuk pajak. 

Total biaya hotel : Rp 2.491.756,- ( 4 malam - sudah biaya per orang ).

4. Tentang Maldives.

Mata uang Maldives adalah Rufiyaa.. bukan Rupiah. Walaupun begitu, mereka juga menerima Usd bagi para turis. 1 Rufiyaa sekitar Rp 900,- . Jika kamu tukar dari Usd, 1 Usd dapat 15 Rufiyaa. Bisa tukar langsung di airport. Tidak perlu tukar Rufiyaa banyak-banyak. Mungkin per orang tukar 10 Usd saja sudah cukup.

Waktu Maldives lebih lambat 2 jam dibanding Indonesia. 

Maldives adalah negara yang mayoritasnya penduduknya beragama Islam. Segala yang namanya alkohol dilarang secara umum disini. Termasuk jika ingin ke pantai, harus sopan. Ada pantai khusus bikini. 
Maafushi city view
Alat transportasi utama antar pulau adalah ferry dan speedboat. Di Male dan Hulhumale ada taxi. Tapi jika sudah di pulau, hanya butuh kaki saja. Dari Male ke Maafushi, aku bayar 22 Rufiyaa, begitu juga tiket pulang. Ferry adalah transportasi umum disini, kayak Transjakarta-lah. Naik ferry bareng sama orang local. 

Bahasa lokal adalah Dvivehi, tapi kebanyakan bisa komunikasi Bahasa Inggris dengan baik. Orang – orang Maldives, sejauh pengalaman aku, sangat ramah. Bukan bermaksud rasis, warna kulit mereka gelap, seperti Indian. 

Katanya, waktu terbaik untuk datang ke Maldives adalah bulan November sampai Januari. Itu menjadi peak season dengan harga kamar dan segala excursion yang tinggi. Saat itu, cuaca sangat baik untuk segala aktifitas. Sekarang ini, cuaca baik tapi tidak bisa diprediksi, bisa tiba- tiba mendung, tapi tidak hujan kemudian terang dan terik kembali. Untungnya, tidak ada hujan sama sekali dari pagi sampai matahari pulang kerumahnya. Hujan dimalam hari tidak terlalu bermasalah sih. 
Bersantai didepan Kaani Beach Hotel
Jalan kaki sudah bisa mengitari seisi pulau Maafushi. Dalam ukuran jam saja, sudah kelar. Waktu paling cocok untuk keliling pulau, kalau gak pagi-pagi ya sore-sore.. Bisa sambil sepeda-an. Aku pinjam sepeda dari hotel aku inap secara gratis.

Soal souvenir, lebih murah jika kamu beli di Male atau Hulhumale. Walaupun lebih murah, tetap, harganya masih termasuk mahal. Aku beli tshirt tulisan Maldives dan 1 pajangan bayar 18 Usd, itu sudah tawar menawar dengan mampus dan keliling beberapa toko. Kalau di Male, bisa ke Center shopping.

5. Ngapain di Maldives? 

Tujuan kamu ke Maldives untuk apa dulu ? Kalau takut hitam dan panas, sebaiknya jangan datang ke Maldives. Karena, walau hanya duduk diteras hotel saja, panas. Apalagi ke pantai dan main air. Karena Maldives adalah negara kepulauan seperti negara tercinta kita, berkaitan erat pantai dan air, berjemur dan watersport. Tidak ada aktifitas lain yang bisa kamu lakukan, kecuali tujuan kamu datang kesini memang hanya ingin tidur- tiduran saja dikamar.

Baik di Male maupaun Hulhumale, sesuai dengan pengalamanku dan sharing dari backpacker lainnya, kedua tempat itu, tidak ada apa-apanya. Ibarat sebuah kota, isinya yang bangunan- bangunan. Karena Male adalah ibukotanya Maldives, segala aktifitas lebih banyak disini. 
Souvenir
Kesimpulannya, jadikan Male atau Hulhumale sebagai pulau transit. Carilah destinasi pulau impian kamu sesuai dengan budget yang ada sama kamu. Aku pilih Maafushi Island, sekali lagi.. saudara- saudara….

Di Maafushi Island, ada Bikini Beach, yang artinya, selama berada didalam pulau ini, turis tidak boleh bebas berbikini ria, harus berada diarea bikini beach, baru boleh berbikini. Ada batasannya.  

Di Maafushi, ada floating bar. Jadi, kalau ingin minum alkohol, silakan kesana. Bukanya mulai dari jam 20.30 - 1 pagi. Transportasi kesana free of charge, bayar apa yang kamu makan dan minum. Soal harga, kurang tahu... 

6. Resort Trip dan Sandbank.

Maldives terkenal karena resort- resort-nya yang mewah ditambah dengan alamnya yang indah. Harga per malam untuk menginap disalah satu resort-nya , paling murah bisa sampai jutaan, konon kabarnya, ada yang sampai puluhan juta. Resort mewah itu tentunya diperuntukkan kepada mereka- mereka yang duitnya sudah tidak berseri lagi. Lah untuk kita, para backpacker?

Sekarang ini, pemerintah sudah memberi izin kepada penduduk lokal di pulau- pulau umum seperti Maafushi untuk membangun hotel. Dengan hotel seperti inilah, kita bisa mengunjungi Maldives dengan lowbudget. 

Tapi, jika kamu sudah sampai di Maldives, tidak mencoba ke resort-nya, hanya berdiam diri saja didalam pulau, yang pertama, kamu akan merasa bosan, merasa Maldives tidak lebih seperti Kepulauan Seribu yang sering kamu kunjungi. Terus, dimana letak serunya Maldives kalau begitu? Kedua, ya berarti kamu tidak melihat Maldives sesungguhnya jika hanya berdiam diri didalam pulau. 
Biota bawah laut Maldives
Banyak travel agent, termasuk hotel tempat kamu menginap, menawarkan berbagai aktifitas selama berada didalam pulau. Dari watersport yang sering kamu lakukan dipantai - pantai lainnya dibumi ini, trip melihat penyu, paket snorkeling dan diving

Yang paling mewah adalah resort trip. Kamu tidak perlu bayar mahal untuk bisa melihat dan menikmati resort mewah yang ada disana. Mereka menawarkan  1 day trip ke resort, kamu bisa menikmati apa saja seperti tamu resort lainnya yang sedang menginap disana, kecuali tidur. Makan dan minum sepuasnya. Duduk santai dipantainya, berenang, berjemur, foto- foto sampai habis gaya. Harganya, tergantung resort mana yang kamu datangi. Dimulai dari 70 Usd sampai ratusan dollars. Diluar transport, makin banyak orang makin murah. Kemaren, aku bayar 20 Usd transport pp ke resort Adaaran Club Rinnalhi dengan entrance fee 70 Usd. 
Sandbank
Kegiatan lain yang bisa kamu lakukan adalah ikut daily trip ke Sandbank. Harga per paket 38 Usd sudah termasuk makan siang di Sandbank, 2 kali snorkeling, Dolphin Cruise dan Island Hopping ke Guraidho. Alat snorkeling dan fin dipinjamkan, termasuk handuk.  
  
7. Backpacker bisa datang ke Maldives? 

Bisa banget.. Jangan bilang 1 juta atau 2 juta-lah. Yang pasti, tidak sampai selangit seperti yang ditawarin para travel agent dengan resort- resort mewahnya. Ada harga ada barang dong.

Kalau bisa, datang berdua, jadi bisa sharing biaya hidup selama di Maldives. Lainnya bayar sendiri, kecuali kamar dan makan bisa sharing. Lah kok makan bisa sharing? Bisa, kalau kamu mau sedikit ribet. Bawalah supply makanan sendiri dari tempat asal kamu. Biskuit, mie instant, kalau aku, bawa rice cooker, beras dan air minum. Sangking takut, harga minuman disini mahal- mahal, padahal untuk minum sih tidak terlalu. Tapi, sampai hari ini, aku beli keluarkan sepeserpun untuk beli minuman. 
Persediaan perang
Kenapa bawa makanan sendiri ? 
Karena harga makanan disini mahal cuy, sekali makan bisa 10 Usd – 15 Usd tergantung kamu makan apa dan dimana? Hotel sih ada tawarin buffet untuk dinner, dengan harga 12 Usd. Jadi jika 1 hari 2 kali makan saja, kalikan sendiri ya . berapa? Amsiong...

So, backpacker seperti aku, kamu dan kita semua, bisa banget menikmati yang namanya Maldives yang terkenal itu. 

Jadi, mau tunggu apalagi....??? Ayo... segera hunting tiket dan berangkat..

Life Only Once... Let`s Go Traveling....

Mau tau itinerary trip aku ke Maldives dengan total biaya perjalanan 7 juta, baca disini...

With Love,

@ranselahok
---semoga semua mahluk hidup berbahagia---



Share on Google Plus

About ransel ahok

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

18 komentar :

  1. Kak ... kalo ke maldives trus nginep nya ngak di resort2 yg seperti di majalah2 itu kok kesan nya macam kita di pulau seribu aja gitu kah ??? #laluDigampar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya kaka... Cuma uangnya belum cukup...

      Delete
  2. juara untuk solo traveling must read :D

    ReplyDelete
  3. maaf mas tanya dong
    untuk warga indonesia passport biasa aja kan ya boleh ?
    tanpa e passport ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yupss, pakai passport biasa juga bisa ...

      Ranselahok.

      Delete
  4. makasih buat share-nya top banget, mudah mudahan natal 2017 ke maldives horeee :)

    ReplyDelete
  5. Mas Ahok mau tanya wkg di maldives bawa Makanan macam2 dan bawa beras apa diijinkan imigrasi disana ? Trus waktu isi kartu imigrasi kita declare gak makanan2 dan berasnya ? Tks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kemaren sih bawa juga, dan tidak ada masalah. Waktu itu juga tidak declare kok. Tidak ada masalah sama sekali. Lancar saja.

      Delete
  6. Sangat membantu sekali untuk trip ke maldives...
    Untuk passport Indonesia perlu visa tidak ke maldives?
    Apa perlu epassport untuk kesana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak perlu visa sama sekali... termasuk voa juga tidak perlu... Paspor biasa juga bisa kok... Semoga membantu...

      Delete
  7. Pakai visa gak ke maladewa?
    Pakai passport biasa bisa gak mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tentu pakai pasport. Tidak pakai visa.

      Delete
  8. Visa nya on travel?
    Apa musti buat visa maladewa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak perlu visa sama sekali. Tinggal cap paspor saja.

      Delete
  9. Terima kasih atas sharingnya..jadi kepingin k Maldives

    ReplyDelete
  10. Ke maldiv bs pake passport biasa kan? Perlu visa kah? Kalo iya jenis visa apa??

    ReplyDelete

Powered by Blogger.

Popular Posts