Hostel Murah Dengan Pemandangan Super Di Kandy,Srilanka.

Tanggal 31 Oktober 2016.

1 Srilanka Rupee = Rp 88,9 ,- ( Selanjutnya disebut Rupee ).


Malam itu gelap, jalanan basah banget, dingin, lapar, aku menambah kecepatan melangkah walaupun sebenarnya sudah tidak punya kekuatan sebesar itu. Perjuangan berbuah manis. Tidak sampai 20 menit, aku menemukan sebuah hostel. Iya,, hostel... Malam itu, lega... aku bermalam di hostel itu, bersih, murah, dan sangat layak, apalagi, besok paginya, bangun pagi, punya pemandangan yang super indah.

Namanya Kandy City Stay, terletak dilantai 3 dari ruko itu. Naik turun pakai lift segala. Awalnya sempat ragu, berapa yang harus dibayar untuk bisa bermalam disitu. Ternyata, hanya butuh 730 Rupee saja atau setara dengan Rp 64.897,- untuk satu ranjang mixed dorm. Tanpa pikir panjang lagi, langsung bayar dan sesegara mungkin bisa beristirahat, setelah tidak tidur karena ngobrol semalam suntuk dengan beberapa backpacker yang sama- sama menunggu datangnya pagi untuk bisa naik bus ke Colombo dari bandara. 

Hostelnya, cuma 1 lantai tapi punya loteng. Begini, hostel ini terletak di lantai 3 dari ruko ini, tapi satu lantai semuanya dijadikan hostel dan masih punya loteng. Nah di loteng inilah, kamar mixed dorm-nya berada. Tidak ada pintu kamar. Begitu naik keatas, ranjang semua, plong. Kalau tidak salah ingat, dia juga ada 2 kamar private. 

Menyediakan fasilitas dapur yang bisa kamu pakai buat masak seadanya. Boleh pinjam pakai peralatan dapur dan harus bersihkan sendiri. Tidak ada sarapan pagi. Mereka menyediakan sih, tapi bayar lagi. Free wifi yang kencang dan staff-nya ramah dan sangat membantu. Dia berusaha untuk memberikan penjelasan yang dibutuhkan. Punya living room yang bisa dibuat untuk saling berkenalan dan bercerita antar backpacker yang mampir kesana. 

Yang paling aku suka adalah mixed dorm-nya. Walaupun ranjangnya biasa saja, dengan barisan toilet dan shower dibagian agak kedalam, tapi, begitu pagi datang, matahari mulai menyinari tanah Kandy, ketika matamu terbuka, seketika itu juga, kamu akan dimanjakan pemandangan yang super indah. Entah bagaimana mengungkapkannya dengan kalimat, tapi, aku yakin, kamu akan setuju dengan aku jika kamu sudah berada disana. Menghirup udara segar dengan latar pemandangan alam ciptaan Tuhan yang luar biasa. 

Boleh dibilang dekat banget ke terminal bus dan stasiun kereta api. Ya tidak sampai 20 menit jalan kaki-lah. Mungkin lebih cepat, karena semalam kan masih sibuk tanya orang. Untuk cari makan, juga gampang, didepan jalan ( kedua ) ada beberapa kedai yang jual makanan lokal. Kemudian jalan terus, sudah dapat tourist information. 
Pemandangan pagi ketika bangun....
Tidak berapa jauh jalan kaki dari tourist information, ada pasar lokal. Dari sana tinggal jalan lurus lagi, sudah ketemu Buddha Tooth Temple yang sangat saklar bagi umat Buddha. Rasanya, dengan bayar sekitar Rp 65.000,- sangat bersahabat dengan isi kantong backpacker, tempatnya bersih dan nyaman. 
Dari balkon depan kamar, menikmati alam...
Aku hanya satu malam saja disini. Malam kedua, aku dapat host di Kandy, seorang teman Couchsurfing menawarkan host padaku 2 hari sebelum aku berangkat. Itupun, aku baru sadar ketika sedang menunggu penerbangan dari KL - Colombo, setelah sempat keliling sebentar di Brunei Darussalam. 
Pasar lokal..

With Love,

@ranselahok
---semoga semua mahluk hidup berbahagia---






Share on Google Plus

About ransel ahok

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Post a Comment

Powered by Blogger.

Popular Posts