Jalan- Jalan Di Koh Samui Beberapa Jam Saja, Bisa??

Tanggal 24 Agustus 2016

Biar tidak rugi, sudah sampai di Koh Phangan, ya sekalian lah mampir ke Koh Samui. Niatnya memang cuma semalam saja di Koh Phangan, bisa baca disini. Sebelum benar- benar pulang ke Surat Thani dan nyambung kereta ke Bangkok, pagi- pagi sudah bangun dan bersiap menuju ke dermaga. Tiket kapal sudah dibeli saat kami tiba di Koh Phangan sehari sebelumnya. 

Dipersingkat deh alur ceritanya, sekarang, sudah tiba di Koh Samui. Hal pertama yang kami lakukan adalah sewa motor. Per motor adalah Bath 150, diluar dari bensin. Tidak banyak waktu buat kami untuk keliling Koh Samui. Karena kami sudah harus kembali ke dermaga Koh Samui jam 3.30 sore untuk naik kapal selanjutnya.

Titip bagasi di tante yang sewain motor, isi bensin kemudian ngegas. Kami susuri pesisir pantainya. Kali ini lebih paten saudara- saudara dibanding dengan di Koh Phangan sebelumnya. Karena, saat itu, benar- benar terang, masih pagi ke siang. Jadi birunya langit yang menyatu dengan pantulan sinar matahari melalui air pantainya membuatku melupakan segalanya. 

Koh Samui lebih besar dibanding dengan Koh Phangan dan lebih banyak objek wisata yang bisa di eksplor. Mungkin inilah sebabnya, disini lebih variatif turisnya. Tidak seperti di Koh Phangan, yang kebanyakan adalah bule yang hobi pesta. Saranku sih, rencanakan minimal 2 malam deh disini. Akan lebih maksimal buatmu melihat keindahan yang ada disini. 
Foto by Diana
Sedangkan, aku, hanya hitungan jam saja. Yang bisa dinikmati, ya seadanya saja. Sadar akan kondisi seperti ini, tidak menghamburkan waktu yang ada. Sembari keliling pakai motor, sembari mata melihat apa yang bagus dan bisa dinikmati. Pemandangan sepanjang perjalanan hanya direkam oleh kedua bola mataku saja. Tidak ada foto. 

Niatnya mampir sebentar di Fisherman`s Village Walking Street. Berhenti disini gara- gara penasaran saja. Di ujung, kok terasa agak ramai dan ingin tahu, apa sih yang dilihat orang- orang disana, Awalnya sih aku pikir, mungkin mirip di Muine, Vietnam , kan ada kampung nelayannya, yang model perahunya bulat- bulat. ( Bisa baca disini ). 

Foto by Diana
Ternyata salah. Bahkan kapal nelayan juga tidak ada sepertinya waktu itu. Kanan kiri jalan ya penuh dengan toko souvenir, Yang paling menarik adalah restoran yang belakangnya ada pantai. Wuidih, kebayang dong, santai sambil minum es kelapa muda, mandangi pantai dengan warna biru mendominasi, ditemani dentuman musik yang akrab ditelinga. Asoi geboi broo.... 

Tidak mau melewati kesempatan itu, kami juga bersantai sejenak di Cafe De Pier, elit kan? Mewah gak? Hahaha... Sesekali lah, Itupun setelah keliling survei yang menawarkan harga terbaik buat kantong. Yups, es kelapa tok. Tidak ada yang lain. Tapi, sumpah.... best moment ever-lah... 

Akhirnya siuman juga setelah pingsan didunia khayalan, waktu.. iya berkejaran dengan waktu. Selanjutnya, mampir di Big Buddha. Objek wisata ini menjadi salah satu andalan tempat yang wajib kamu kunjungi kalau sudah ada di Koh Samui. Tidak ada biaya untuk masuk ke dalam vihara ini. Bebas masuk, cuma harus perhatikan pakaian saja. Ada batasannya, harus pakai yang tertutup untuk naik ke bagian atas. 
Foto by Diana
Okey, jika hanya dibawah saja, sebenarnya tidak ada yang spesial. Kamu harus naik keatas, melewati patung Sang Buddha, karena pemandangan alamnya super keren. Pandangannya ke pantai. Berada diatas ketinggian, memandangi kebawah pantai, diterpa angin pantai yang buat kamu betah untuk berlama- lama disana. Dan yang paling buat senang sekaligus tidak menyangka adalah bisa berulang tahun di Koh Samui tahun ini, tidak pernah terpikirkan sama sekali. Padahal, niatnya memang mau bersenang - senang di Bangkok. Rencana utamanya adalah dinner di river cruise. Itulah rencana, apapun yang sudah direncanakan, tetap, Tuhan yang menentukan segalanya.

Disekitaran Big Buddha, banyak toko souvenir juga kok. Kalau kamu mau belanja, tinggal cari sesuai dengan keinginan saja. Karena sudah siang, waktunya makan dong. Masuk ke Restoran Khun Aeh ( gaya dikit makan di restoran... ). Agak santai sih makan siangnya, tidak ada rencana lain lagi untuk keliling, waktu yang ada juga sudah mepet. Setelah makan, yah langsung pulang ke dermaga. Satu hal yang pasti adalah udaranya cerah dan panas pakai banget. 

Kembalikan motor sewaan, kami bersantai sejenak di Coffee Island, sembari menunggu kapal datang, nge-charge segala kekuatan yang diperlukan. Hanya 2 hari saja di pulau Thailand, mampu buat aku cemong tidak karuan. Jam 3.30 sore kami menumpang kapal Lomprayah dari dermaga Koh Samui kembali ke Surat Thani. 


With Love,

@ranselahok
---semoga semua mahluk hidup berbahagia---
Share on Google Plus

About ransel ahok

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Post a Comment

Powered by Blogger.

Popular Posts