Sekedar Bercerita : Kamu Harus Bahagia

Suka membaca adalah hobi saya dari kecil. Bersyukur, kebiasaan ini masih lengket dan tetap saya pertahankan hingga saat ini. Walalupun memang , waktu untuk bisa membaca sangat jarang belakangan ini. Paling tidak, masih ada baca berita- berita yang ada dimedia. Kemudian hobi membaca itu berkembang menjadi hobi menulis. Dulu, ketika saat membaca, artikel apapun itu, yang terkadang begitu menyentuh dan begitu memotivasi hidup, ingin rasanya, saya juga bisa menuliskan sesuatu yang mungkin juga bisa bermanfaat bagi orang lain. Semasa sekolah, saya pernah mengirimkan artikel dan berhasil , terpilih dan dimuat dimajalah sekolah. Setelah itu , hobi menulis saya kemudian padam bersamaan dengan rutinitas hidup yang mulai mengerti mencari uang.


Setelah pindah ke Jakarta, Ibukota tercinta kita ini. Saya mulai mencari tahu seluk beluk tentang dunia blogging. Singkat cerita, saya diajarkan bagaimana ngeblog oleh seorang teman. Dari dia, saya diperkenalkan bagaimana membuat blog, apa itu blog dan bagaimana menjadi seorang blogger. Tidak ada kata terlambat bagiku, walaupun saya mengenal dunia blogging baru satu dua tahun belakangan ini. Dengan kegigihan dan keingin-tahuan diriku, saya mempelajari seluk beluk dunia ini. Dari satu artikel, dua artikel , hingga sekian artikel, dari gaya penulisan yang sangat parah , perlahan-lahan belajar dan berubah, hingga saat ini, tetap masih butuh pembelajaran. 

Salah satu kendala yang saya hadapi sebagai seorang blogger pemula adalah keterbatasan ide. Walalupun, sudah banyak pembekalan dari para senior yang mengatakan, kita tidak akan kehabisan ide. Menulis ya menulis saja. Dengan semakin sering menulis, akan membuat kita semakin bagus dan mendapatkan ide yang semakin banyak. Untunglah, selain hobi membaca dan menulis, saya juga hobi yang namanya kuliner dan travelling. Kedua hobi itu sangat mendukung kegemaran saya dalam menulis. Ibarat, sambil menyelam minum air.

Makan adalah bagian dari hidup setiap orang, tapi berburu makanan tidak menjadi bagian dari hidup setiap orang. Hanya sebagian orang saja yang benar- benar doyan makan, doyan berburu makanan hingga rela masuk ke berbagai pelosok untuk mendapatkan makanan yang enak dan lezat dengan cita rasa yang tinggi. Dan saya, satu dari sebagian orang yang suka berburu kuliner tersebut. Sejak kuliah dulu, saya sudah menjadi seorang pecinta kuliner. Saat itu, saya masih tinggal di Medan. Yang namanya kuliner, tidak ada matinya. Dari ujung sampai ujung kota Medan, dari restoran hingga kaki lima, dari yang terletak di jalan raya hingga di gang kecil,  dari masakan internasional, western food, chinese food, masakan minang, masakan padang, makanan tradisional hingga kuliner nusantara.


Kemudian travelling, kegiatan ini yang membuat saya menambah wawasan, memperluas cara pandang hidupku. Membuatku bisa melihat dunia yang lebih luas , membuatku belajar segala sesuatu yang lebih baik lagi. Karena dengan melihat dari dekat, kehidupan orang lain, kehidupan kota lain, kehidupan bangsa lain, kita bisa belajar banyak dari mereka, dari disiplin hidup, dari ramah tamah, dari gaya dan pola hidup, semuanya, termasuk budaya dan bahasa. Banyak kehidupan lain dliuar dari kehidupan yang kita jalani selama ini, banyak sekali hal yang belum pernah lihat dan banyak hal baru yang bisa kita pelajari dari orang lain. Selain, keindahan alam dan objek wisata yang ditawarkan. Itulah sebabnya saya suka jalan- jalan, saya suka travelling.

Demikian hidup yang harus tetap dijalankan tanpa peduli bagaimana kamu menjalaninyai. Tidak peduli seberapa susah dan seberapa berat kamu dalam mengarungi bahtera hidup ini. Tidak peduli juga, seberapa hebat kamu, seberapa kaya, seberapa berkuasanya dirimu, Yang pasti, hidup ini tetap harus jalan. Karena itu, berbuatlah SESUATU YANG PATUT untuk dibanggakan, paling tidak, bangga buat diri sendiri, terlebih bisa membuat bangga untuk orang lain dan lingkungan sekitar bahkan negara.


Lakukanlah sesuatu untuk hidupmu, lakukanlah untuk hidupmu sendiri, dengan cara dan gayamu sendiri. Nikmati hidupmu , dan harus. Dengan bagaimana cara kamu dalam menikmatinya. Terserah. Yang pasti, kamu harus bahagia untuk dirimu dan keluarga. Amin...

With Love,

---semoga semua mahluk hidup berbahagia---




Share on Google Plus

About ranselahok

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

7 komentar :

  1. Wah keren.. kita harus bisa menerima dalam keadaan apapun untuk menjadi seorang blogger yang bahagia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya nih bro.. hidup ditangan kita masing- masing. Jadi , tentukanlah hidup sendiri untuk kebahagian sendiri..Makasih ya sudah mampir

      Delete
  2. iya..
    kitalah yang menentukan jalan mana yang kan kaki kita langkahkan untuk bahagia :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. siipss. setuju banget.. kita yang tentukan jalan, kita yang menjalankannya...

      Delete
  3. Wah boleh minta refrensi kuliner nya gan?
    Saya di jkt dan suka makan jugs.. hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. ingin makan yang kuliner seperti apa dulu bro? sampai brapa di Jakarta? Liburan atau tugas?? trims

      Delete
  4. salam kena..
    info yg menarik dan berguna bagi saya..
    mantap.
    kunjungi balik kami di wisata kuliner di sumatra barat
    terima kasih

    ReplyDelete

Powered by Blogger.

Popular Posts