Cara Jalan- Jalan Gratis Ke Bali.

Buatku, Bali itu selalu ngangenin, selalu bisa menarik hatiku untuk mau kembali. Dan trip kali ini menjadi trip yang paling mengesankan. Hahaha… Kenapa? Ya karena gratis cuy… Dari tiket pesawat ( Garuda lagi , #lol ), akomodasi dan makan selama di Bali, semuanya, gratis. Aku sama sekali tidak mengeluarkan uang seperakpun selama di Bali. 

Lho kok bisa? 

Nikmati hidupmu dengan caramu sendiri....
Trip seperti inilah yang diimpikan setiap traveler, terlebih backpacker seperti aku. Punya mimpi besar keliling dunia, kalau bisa ya gretongan. Akhirnya, bisa menikmati bagaimana rasanya jalan- jalan itu dengan gratis.

Seperti yang sering dibahas, cara- cara buat seorang traveler bisa traveling gratis, yaitu menjadi tour guide. Cara inilah yang aku dapatkan, menjadi tour leader dari Jakarta. Kebetulan sih, saudara punya travel agent. Aku sih, selama ini, hanya bantu promosi ke teman- teman terdekat doang. Jualan tiket pesawat dan paling seru sih jualan paket tour. Aku sudah beberapa kali berhasil menjual paket tour. Terakhir, kantor teman dekatku beli paket tour ke Bali untuk customer-nya. Lumayan, sekitar 24 pax. Intinya, aku jadi tour leader mereka. Yihaa....
Rombongan disambut saat tiba di Bali
Okey, pengalaman yang sangat berbeda dan seru buatku. Aku, yang selama ini, lebih banyak solo backpacker, atau terkadang, ada beberapa teman yang ikut dalam trip aku, pastinya jauh berbeda harus mengurus 24 orang lainnya. Walaupun di Bali, ada tour guide-nya. Tetap saja, sebagai tour leader, harus bertanggung jawablah. Harus peduli dan sabar. 
Malamnya, langsung dinner di Jimbaran
Macam- macam deh, mulai dari tamunya yang lelet, suka telat, jalannya yang lambat dan hampir tiap rute, tidak on-time. Hahaha.. tapi itulah tour. Sebagai tour leader, ya harus pastikan semuanya berjalan dengan lancar. Jika tour guide berperan sebagai komandan dibarisan depan, menunjuk jalan dan memberikan penjelasannya, aku sebagai tour leader, lebih memilih berjalan dibarisan belakang, aku harus pastikan, para tamu sudah lengkap sebelum melanjutkan ke rute selanjutnya. Belum lagi, jika ada komplainan dari tamu, permintaan ini-itu. Semuanya, menjadikan pengalaman terindah yang belum pernah aku dapatkan sebelumnya. 
Peserta, anak kecil bersiap parasailing didampingi..
Tidak melulu, tentang sisi buruk dong. Jadi tour leader berarti meningkatkan kemampuan berinteraksi dengan orang lain. Tidak hanya diam saja, harus bisa membangun komunikasi dua arah dengan tamu, sehingga tercipta keakraban dan kekeluargaan. Bukan hanya antara aku dengan tamunya saja, harus bisa membangun suasana yang hangat diantara para tamu. Apalagi, semua tamu belum saling kenal satu sama lain. Dapat relasi baru, kenalan baru, kali saja, ada kemungkinan lain untuk bekerja sama. Hehehehe…
Berdoa di Tanah Lot, konon kabarnya, sangat manjur jika berdoa dsini...
Kesempatan kali ini menjadi kesempatan pertama buatku menjadi seorang tour leader yang benaran ya. Hahaha.. Selama ini, kan tour leader ecek-ecekan. Tour leader yang suka- suka. Ya kan, karena yang ikut teman sendiri, mereka cuma ikut kemana aku melangkah. Semoga masih ada kesempatan lain lagi menjadi tour leader deh atau bahkan bisa naik pangkat jadi tour guide. Keknya, lebih menantang.  Oh ya, terima kasih buat temanku dan bosnya, sudah percayai trip Bali kalian kepadaku, semoga masih ada next trip ya dan tetap bersamaku. 
Rombongan beserta group lain saat naik Quicksilver Cruise
Sisi lain tentang trip aku ke Bali adalah suasana Balinya. Sekarang ini, menurutku sudah berbeda. Semakin ramai, rata- rata, semua objek wisatanya dipenuhi turis Cina. Jadinya, ke Bali serasa lagi melancong ke negara Cina. Sungguh, harus acungkan jempol buat mereka, mereka ada dimana saja, dinegara mana saja, mereka pasti ada. Aku kemanapun, pasti ketemu sama turis Cina. Kata tour guidenya sih, sekarang turis yang masuk ke Bali, kebanyakan dari Cina. 

Kerennya lagi, kalau dulu, orang lokal, terutama yang menjadi pemandu wisata baik ditempat wisata, yang jualan, siapapun, pasti berbahasa Inggris, nah sekarang, aku sampai kaget loh, mereka sekarang bisa berbicara dalam Bahasa mandarin. Contohnya saat ke Tanjung Benoa, mereka menawarkan paket watersport ke turis Cina dalam bahas mandarin, dan lancar pula. Omaigot… 
Banana boat for free... Mau berapa kali-pun..
Untuk objek wisatanya, sepertinya aku tidak perlu review lagi disini. Aku yakin, sudah banyak sekali travelblogger yang sudah membahasnya, terlebih lagi, Bali, banyak yang sudah pernah kesana. Dari semua tempat wisata yang kami datangi, hanya trip Quicksilver Cruise saja yang belum pernah aku coba. 
Makan siang sepuasnya saat trip ke Nusa Penida...
Half day trip ke Nusa Penida dengan menggunakan Quicksilver Cruise yang penuh dengan turis Cina juga. Berangkat dari pelabuhan jam 9 lewat dan kembali lagi ke pelabuhan jam 3 sore. Fasilitas yang didapat, begitu naik kapal, ada coffee break, makan siang ala buffet, bisa snorkeling sepuasnya, naik banana boat sepuasnya, terus island hopping dan bottom boat. Sebelum naik kapal, setiap tamu akan diberi 2 tiket, tiket nomor tempat duduk dikapal dan tiket nomor tempat makan siang. Ada loker penitipan barang berharga, bayar Rp 10.000 per sekali pakai.  Kalau tidak mau main, ya duduk santai sambal ngobrol bareng teman juga okey sih, atau kalau mau, bisa berjemur. #Penting, tidak ada bule sama sekali. 95% TURIS CINA. Soal harga, sejujurnya, karena itu adalah paket, aku tidak tahu, tapi ada yang bilang sekitar Rp 800.000,- sampai Rp 1.200.000,- tergantung fasilitasnya. Gitu...
Island Hopping
Mengesankan… aku sangat menikmati tugasku sebagai tour leader. Belajar banyak hal baru, belajar meningkatkan kemampuan dasar sebagai manusia biasa dalam menjalin interaksi dengan orang baru. Belajar sabar dan peduli, belajar menghargai, belajar menguasai situasi dan kondisi apapun, belajar menahan emosi dan ego, belajar berlaku professional dan belajar pengembangan diri sendiri.
Tanjung Benoa - Watersport

Aku tunggu trip selanjutnya ya, sebagai tour leader ataupun tour guide deh… Aku siap !!!

With love,

@ranselahok
---semoga semua mahluk hidup berbahagia---
Share on Google Plus

About ransel ahok

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Post a Comment

Powered by Blogger.

Popular Posts