Cuma Bayar Rp 5.400 Ke Noi Bai Airport,Hanoi.

Capek seharian keliling kota Hanoi, masih tersisa satu hal penting yang harus segera didapatkan jawabannya. Bagaimana cara termurah menuju ke Noi Bai International Aiport dari pusat kota? Penting banget. Ya, sebenarnya paling mudah tinggal naik taxi saja, tapi aku tidak mau. Harus bayar sekitar 300.000 - 400.000 Dong untuk sekali jalan. Dan itu terlalu mahal untuk aku yang solo backpackeran. 

Saat keliling pusat kota, aku sebenarnya sempat mendatangi terminal bus, ya tipe van gitu, ada jalur khusus ke airport. Jadwalnya, setiap jam ada. Harga sekali jalan 40.000 Dong dan harus tiba 1 jam sebelumnya di terminal. Tidak ada istilah prebooking. Dengan segala pertimbangan, naik van ke airport juga aku coret. Alasannya, dari hostel, harus naik taxi lagi ke terminal ini kurang lebih 10 menit. Biaya memang jadi lebih irit. Atau kalau mau, aku juga bisa jalan kaki dari hostel ke terminal, sekitar 30 - 40 menit. 
Bus Stop arah Airport
Alurnya, aku pakai pesawat jam 9 pagi. Harus tiba di airport jam 7 pagi. Well, kalau naik van, jadwal paling pagi jam 5.50 pagi. Berarti aku sudah harus tiba di terminal jam 5 pagi. Kalau naik taxi sih okey-lah, kalau jalan kaki, jam berapa aku harus mulai jalan? Terlalu riskan dan capek. Bangun pagi buta dan jalan kaki sendirian gitu. 

Tidak puas rasanya, jika harus keluarin uang untuk bayar taxi. Tanya sana - sini kepada orang lokal, tidak mendapatkan informasi yang aku inginkan. Tanya bus stop dan bus yang menuju ke airport, juga tidak mendapatkan jawabannya. Hampir semua dari mereka menyarankan untuk naik taxi saja, termasuk crew hostel. Sempat dicarikan, apakah ada tamu hostel yang punya jadwal sama menuju airport tidak? Jadi bisa sharing cost. Nihil.... 

Browsing dan tanya om Google juga belum bisa mencerahkan hati. Malam sudah semakin larut. Setelah makan disalah satu jalanan, ala street food gitu. Tempatnya ramai banget. Makanannya lumayan. Boleh-lah. 

Akhirnya, dengan bekal no. bus 7  dan 17 yang aku dapatkan dari Google dari dan ke airport. Aku cari tahu dimana letak bus stop. Sempat sedikit bingung. Sempat tersesat. Dapat ide mendadak, naik keatas jembatan penyebrangan. Soalnya memang lihat banyak bus lalu lalang, tapi tidak tahu dimana bus stop-nya. Tanya orang lokal, eh, malah kasih salah petunjuk. Dari atas jembatan, terlihat jelas, bus yang datang dari 2 arah dan dimana bus stop-nya. 

Alasan utama aku begitu rajin cari informasi bus hanya karena harga naik bus dari pusat kota ke airport cuma 5000 Dong atau setara dengan Rp 3.000,- dengan menempuh perjalanan selama 1 jam. Tarif yang luar biasa murah. 

Setelah dapat bus stop dan memastikan no.bus yang lewat bus stop ini, aku masih memastikan sekali lagi dengan bertanya dengan orang- orang yang ada disekitaran sana. Yakin dan lega. Dengan nafas panjang, jalan pulang dengan riang gembira. Ternyata, jarak dari hostel ke bus stop ini tidak sampai 5 menit pakai jalan kaki. That easy. Dimana ada kemauan, disitu ada jalan.

Malam itu, tidur dengan pulas tanpa harus khawatir lagi besok pagi mau naik apa ke airport. Tanpa harus ada beban biaya transportasi yang menurutku tidak seharusnya dikeluarkan. Penghematan ini bisa aku pakai buat sarapan pagi di airport. Lumayan bukan?
Shuttle Bus
Dan benar saja, perjalanan dari pusat kota ke Noi Bai International Airport butuh 1 jam perjalanan. Lebih tepatnya, 1 jam 10 menit. Turun di terminal 1, terminal domestik. Sambung lagi naik free shuttle bus ke terminal 2 yang punya jadwal setiap 15 menit sekali. 

Selama perjalanan dari pusat kota, sebenarnya sempat deg- deg-an. Apakah sudah benar , aku naik bus yang tepat? Saat naik, aku tanya ke petugas, semacam kernek gitu, yang kutipin uang. Tanpa bicara, dia cuma iyakan dengan anggukan kepala. Sementara, tidak ada satupun dari para penumpang yang membawa tas, koper atau sejenisnya, sebagai tanda orang yang akan bepergian melalui airport. 

Setiap melewati bus stop atau berhenti, aku hanya memastikan masih tertera no bus dan kata Noi Bai Airport. Itu saja. Selebihnya pasrah. Pasalnya juga, bus ini tidak melewati jalur umum dan jalan raya. Bus ini masuk ke kampung- kampung dan pinggiran kota. Hingga diujung perjalanan, baru bertemu dengan jalan raya utama yang banyak bus dan mobil lalu lalang. Ketika itu, baru benar- benar plong. 

Tarif naik busnya sudah naik. Aku bayar 9000 Dong = Rp 5.400,- untuk sekali jalan menuju airport. Murah meriah dengan hati riang gembira. Rasanya puas banget, bisa menaklukkan diri sendiri. 

Kapan ya di Indonesia, bisa punya transportasi semurah itu? Perjalanan 1 jam lebih dengan bus yang bagus, bersih dan ber-AC lagi. Salut buat Vietnam...

Note : Tidak ada dokumentasi yang cukup terkait artikel ini. Masih pagi buta, masih ngantuk dan benar- benar menikmati sisa perjalanan dari pusat kota ke airport. Selain itu, aku melihat banyak penumpang yang tidak perlu membayar tarif bus. Rata- rata mereka cuma menunjukkan identitas seperti anak- anak sekolah dan " mungkin " mereka yang telah berusia, memasuki usia pensiun.

With Love,

@ranselahok
---semoga semua mahluk hidup berbahagia---
Share on Google Plus

About ransel ahok

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

6 komentar :

  1. Wah, murah banget yak, catet deh siapa tahu bisa jalan-jalan kemari :D

    ReplyDelete
  2. baca postingan ini jadi pengen jalan-jalan :)

    btw, salam kenal ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. yuppss... yukks jalan-jalan... salam kenal juga yaa...

      Delete
  3. Bos, maaf..jadi klo mau ke airport letak haltenya di mana? masih di kawasan old quarter, dekat danau atau barangkali nama jalannya ada...trims bingit ya. keren!

    ReplyDelete
    Replies
    1. jalan utamanya .. tapi bukan di daerah danau... masih dikawasan oldquarter yang ada gerbangnya... disana lalu lalang bus..

      Delete

Powered by Blogger.

Popular Posts