Kembali Ke Zaman Three Kingdom - Sam Kok

Dari Su Zhou pindah ke Wu Xi. Jarak tempuh kedua kota hanya 1 jam dengan menggunakan bus. Kedua kota, karakternya hampir sama. Tergolong kota kecil, sejuk, nyaman dan tidak berisik. Wu Xi, membawa kita kembali ke zaman perang, kembali ke zaman Sam Kok atau Three Kingdom. 


Stasiun TV terbesar di China, CCTV, mengangkat kembali cerita peperangan Liu Bei, Guan Yu, Zhang Fei yang dibantu oleh Zhuge Liang melawan Cao- Cao. Demi untuk terlihat seperti nyata, CCTV bahkan membuat kembali jaman itu, membangun benteng - benteng, paviliun bahkan tempat perang persis seperti zaman perang itu terjadi. Aku merasakan itu semuanya real.


Mulai dari gerbang masuk. Benteng - benteng pertahanan itu sangat tinggi dan kokoh. Tentu ini berfungsi melindungi diri dari serangan musuh. Didalam komplek Three Kingdom sangat luas. Pakai jalan kaki, aku yakin tidak cukup satu hari untuk mengelilinginya. Aku pakai kereta mobil. Dan hanya mengunjungi spot - spot penting saja. Tujuan pertama di komplek ini yaitu mengejar untuk naik kapal perang dan show perang kuda.


Sama seperti yang aku nonton film, dermaga dan kapal perangnya persis. Turis diajak berkeliling sekitar 30 menit dengan menggunakan kapal perang disekitarnya. Penuh dan kebanyakan turis lokal. Mereka sangat antusias dengan cerita Sam Kok.


Cuma sayang, tidak banyak yang bisa dinikmati dari naik kapal itu. Hanya melihat sekeliling danau dan bangunan- bangunan jaman Sam Kok itu dari jauh. Yang aku harapkan, pasti ada pertunjukan perang. Kan pasti lebih seru. So, menurut aku, biasa- biasa saja. Tidak terlalu istimewa.


Kemudian, aku melihat pertunjukkan perang kuda. Perang kuda ini diartikan sedang terjadi peperangan Sam Kok melawan musuh dengan menggunakan kuda. Nah, kalau yang ini lebih seru. Terjadi perang benaran diatas kuda, pakai baju perang, ada meriamnya, suara- suaranya, peralatan perangnya juga lengkap. Keren banget.


Para pemain sungguh lihai dalam menunggang kuda. Selain itu, mereka juga mempertunjukkan kehebatannya dalam berkuda. Tidak itu saja, mereka bahkan berperang, melawan satu dengan lainnya diatas kuda. Suasana perangnya, dapat banget. Show ini sekitar 1 jam. Dan selama 1 jam itu pula, para jenderal dan prajuritnya perang melawan musuh dan berhasil merebut kerajaan musuh.


Pintarnya pemilik wahana perang ini, selesai pertunjukkannya, para penonton boleh foto bersama dengan para pemain. Jika mau naik kuda berkeliling arena perang juga boleh. Dan bayar. Pintar kan?


Sebelumnya, aku foto stop dengan berpose ala Kaisar. Memakai baju kebesaran Kaisar. Bayar RMB 120 untuk aku dan mama yang memakai baju Permaisuri. Aku juga melihat kamar tidur Liu Bei. Turis boleh mencoba tidur diatas ranjang Liu Bei. Bayar juga. Hahahaaa...


Bagi yang sedang merencanakan perjalanan ke China, ada baiknya baca tips berikut ini sebelum berangkat. Klik disini ya...


With Love,

@ranselahok
---semoga semua mahluk hidup berbahagia---


Share on Google Plus

About ransel ahok

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

2 komentar :

  1. Kak ... kalo bercinta diatas kasur liu bei boleh tak ???? #Digampar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kayaknya sih boleh tuh mas cumi... #siapsiap kamera...

      Delete

Powered by Blogger.

Popular Posts