Bird Nest - Photo Stop Olympic Beijing

Ada baiknya, baca dulu 10 tips sepele ini sebelum ke China...

Sehabis dari Tembok Raksasa China, langsung tancap gas ke Photo Stop Olympic Beijing 2008 yang menjadi kebanggaan China yang membuktikan dirinya kepada dunia, Bird Nest. Komplek Olmypiade yang dibangun pemerintah China dilengkapi wisma atlet. Awalnya wisma atlet ini dibangun untuk keperluan atlet yang datang ke Olympiade Beijing. Disinilah hebatnya, tidak mau menyia- nyiakan apapun, wisma atlet ini dijual untuk umum. Para pemilik harus menyewakannya kepada pemerintah yang dipergunakan untuk menampung para atlet. Cerdas...


Tidak lebih dari 1 jam berada di Bird Nest. Bahkan Water Cube saja tidak mampir. Keadaan yang terburu- buru dan hal seperti ini yang menjadi traveling menjadi kurang menyenangkan. Bahkan masuk ke Bird Nest -pun tidak. Hanya foto- foto cantik saja dari kejauhan. Kesal banget. Sudah jauh- jauh datang, tidak masuk sama sekali. Bukan maksud masuk kedalam Bird Nest-nya, tapi masuk ke areanya. 


Bagaimanapun, aku punya pengalaman tersendiri saat berada disekitaran komplek. Lebih padat dibandingkan dengan Great Wall. Mungkin, terdapat banyak spot di Tembok China, jadinya turis terpencar- pencar. Sedangkan , disini, pintu keluar masuk, semua orang harus melewati pintu yang sama. Jadinya, harus antri. 


Ramai banget. Padat. Dari parkiran mobil sampai masuk kedalam, penuh. Banyak sekali yang menjual jajanan. Dari gorengan sampai buah- buahan. Sebenarnya, aku sangat ingin untuk mencicipinya. Karena orang lokal mengingatkan, sebaiknya sih jangan. Lebih baik menuruti saran orang lokal. Alasannya sih sekedar masalah kebersihan. 


Dari kejauhan, Photo Stop Olympic Beijing memang sangat mewah dan megah. Sama saja sih, sama seperti yang selalu ditayangkan di tv- tv. Tidak ada bedanya sama sekali jika kamu tidak masuk ke area sekitarnya. Tidak merasakan feel-nya. Kayak aku, tidak merasakan apapun. Cuma lihat dari jauh, terus foto, terus pulang. 

Satu hal yang pasti, toilet disini menjadi toilet yang paling jorok. Orang lokal mengatakannya demikian. Aku diminta untuk tahan kencing. Aku baru boleh diizinkan kencing saat sudah tiba di restoran. Hindarilah toilet disini. Bahkan orang lokal bilang, ntar kamu bisa masuk , tidak bisa keluar, karena sudah pingsan didalam toilet, sangking baunya. Catat.


Jika kamu sudah puas, jangan langsung pulang. Ada satu tempat , agak tersembunyi sih, tempat jual souvenir yang murah meriah yang bisa dijadikan sebagai oleh- oleh. Kamu tanya saja sama orang lokal disana. Aku lupa cara jalannya. Hahahaa.. Karena area kompleknya sangat luas. 

Begitupun, aku sudah injakkan kaki di Bird Nest, walaupun tidak masuk kedalam areanya. 

With Love,

@ranselahok
---semoga semua mahluk hidup berbahagia---
Share on Google Plus

About ransel ahok

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Post a Comment

Powered by Blogger.

Popular Posts