Hidup : Bagaimana kita menghadapinya ???

Ketika kamu dihadapkan pada satu masalah atau satu peristiwa yang sangat tidak menguntungkan bagi kamu. Tentu satu perasaan yang pertama yang kamu rasakan adalah kecewa. Setelah dari itu akan ada sangat banyak perasaan yang berkembang dari satu perasaan kecewa itu. Perasaan marah, dengki, sedih hingga menangis, perasaan tidak karuan, perasaan yang sangat menyakiti hati, bisa juga kemudian timbul perasaan dendam. Semuanya adalah perasaan , perasaan terhadap satu masalah yang sedang kamu alami. Tergantung apa itu dan bagaimana masalah itu, peristiwa yang tidak diinginkan.
Kemudian setelah dari itu, setelah semua campur aduk menjadi satu, terkadang kita sudah tidak bisa membedakan lagi, saking tidak bisa menerima keadaan itu, kita bisa saja jadi lupa diri, kita bisa terjebak dalam perasaan yang membuat kita seolah kehilangan jati diri. Peristiwa yang membuat kita kehilangan sesuatu, kehilangan hal yang kita cintai, kehilangan orang yang kita cintai. Kita menjadi mengurung diri, kita bersedih, kita marah dan kita tidak terima.
Ada satu kata lagi kemudian yang selalu muncul ditengah kondisi itu. Pasrah, iya kita selalu diminta untuk pasrah kemudian tabah dalam menghadapi segala sesuatu. Kita diminta ikhlas dalam menjalani itu semua. Karena apapun terjadi, kenapa bisa terjadi, karena kehendak dari Tuhan, semua adalah ujian dan cobaan dari Tuhan kepada setiap insan-Nya. Menguji kita apakah kita cukup dan pantas untuk masuk ke tahap selanjutnya. Apakah kita lulus dari ujian itu dan naik kelas? Terus, kita diminta harus bersyukur, bersyukur atas ini dan itu, bersyukur , karena pasti ada hikmahnya dibalik itu semua. Bersyukur, untung kejadiannya cuma demikian, masih ada rasa beruntungnya.
Tapi, benarkah kita sebagai manusia , itu sungguh bisa pasrah dan rela dalam menerima kenyataan pahit yang terjadi dalam hidup ini. Yang sebelumnya, dalam kondisi aman- aman, dalam kondisi bahagia, sedang senang- senang, sedang bahagia, tapi seperti mengedipkan mata, semuanya berubah. Banyak kejadian yang kemudian secara mendadak merubah garis kehidupannya, baik secara materi, secara batin maupun secara akal sehat. Sungguh kita bisa ikhlas ? Sungguh kita bisa bersyukur dalam kondisi seperti ini?
Perubahan yang terjadi tentulah bukan perubahan yang biasa- biasa. Terkadang perubahan itu drastis dan memaksa siapa saja yang sedang berada dalam situasi, harus kuat dan mau tidak mau, harus berani menghadapinya. Itulah sebabnya, ada pepatah bilang, seperti roda, kadang diatas, kadang dibawah.
With Love,
semoga semua mahluk hidup berbahagia
Share on Google Plus

About ransel ahok

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

2 komentar :

  1. benar.. roda berputar.. hidup gak mungkin selamanya senang terus walaupun sebenernya kepengen sih seneng terus. hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. benar, tapi semua tergantung kita bagaimana menghadapinya...

      Delete

Powered by Blogger.

Popular Posts