Dragon Hostel Di Hongkong.

Tanggal 2 April 2017

Aku harus pindah hostel akibat tidak kebagian kamar lagi di Apple Inn Hostel, bisa baca disini. Bergegas ke Agoda.com semoga mendapatkan harga yang sesuai budget. Buset, rata- rata diatas Rp 350.000,- untuk dormitory. Parah... Bahkan ada yang sampai 1 juta hanya untuk 1 ranjang saja. Tidak putus asa, ngubek sana sini, akhirnya ketemu juga masuk dikantong, Dragon hostel yang terletak di daerah Mongkok. Ok, langsung pesan online dan bayar. 

Berselang 45 menit kemudian, aku telah berada tepat dihadapan hostel tersebut. Mudah dicari. Keluar di Exit D saja dari station Mongkok, nyebrang lewatin 2 gedung, belok kiri, cari tulisan sincere house, masuk kedalam, naik pakai lift. Sampai deh. 

Sama seperti Apple Inn Hostel, Dragon Hostel terletak disalah satu lantai didalam gedung Sincere itu. Untuk kamar tidurnya, terpisah dari receptionist-nya. Dilihat sih, itu rumah tinggal pribadinya. Sedangkan kamar tamu di tempat lain, masih 1 lantai. Aku tidak dia ada berapa nomor rumah ( aku sebut rumah saja ya, walaupun bukan rumah ). 

Ditempat yang aku tinggal, dalamnya ada 4 kamar tidur. Kamar tidur aku bisa muat 4 orang. Ada ruang tamunya, walau kecil. Oh ya, kamar mandi didalam loh. Didekat ruang tamu juga ada kamar mandi. Full AC. Free wifi yang kencang tanpa ngadat. Kamarnya kecil, hampir samalah dengan Apple Inn. 

Bayar Rp 304.492,- per malam, tidak ada sarapan. Ada shower air panas, ranjang yang secukupnya. Awalnya, pas baru tiba disini, aku pikir, disini masih lebih baik dari Apple Inn, karena staff-nya yang tidak ada ramah- ramahnya dibandingkan di Dragon Hostel. Mungkin Koko Hongkong satu ini adalah pemiliknya. Baik, ramah, membantu dan mau kasih informasi yang ditanya dengan jawaban yang penuh senyum.

Kemudian dekat banget ke Lady Night Market, dekat ke tempat yang paling ramai di daerah Mongkok. Cari makan juga gampang, ada Fairwood dan Maxim. Intinya, untuk belanja sih lebih cocok nginap didaerah sini. Maksud aku, belanja yang murah- meriah. Kalau di Tshim Sha Tsui, tahulah, high-class. 
Lady`s Night Market.
Tapi, begitu malamnya, alamakjang, selain ketemu lagi backpacker asal Jepang, tidurnya pakai musik segala, ngoroknya parah banget, itu jalanan juga berisik pakai banget. Kendaraan lalu lintas tiada hentinya, dengan suara tarikan knalpotnya buat telinga mau pecah. Beda banget dibanding Apple Inn, yang sunyi senyap. Belum lagi, disini, ada kecoak kecil- kecil. Hahaha... Memang, sedikit pengap dan bangunan tua sih. 
Ramai seperti ini...
Sedangkan untuk harga, Apple Inn jauh lebih murah. Hanya saja, staffnya yang tidak ramah. Tapi tidak pentinglah itu, kan cuma buat tidur, tidak perlu juga ngobrol sama staff-nya. 

With Love,

@ranselahok
---Semoga semua mahluk hidup berbahagia---
Share on Google Plus

About ransel ahok

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Post a Comment

Powered by Blogger.

Popular Posts