Hostel Santai Nan Murah Di Kuala Lumpur,Malaysia.

Tanggal 5 November 2016

Sekembalinya dari Srilanka, harusnya aku hanya transit beberapa jam saja di KLIA2. Nah, disela- sela transit itulah, aku berubah pikiran. Ya sih, saat terbang dari Colombo, sudah ada niat untuk menetap sejenak di Kuala Lumpur ( untuk alasan tersendiri sih ). Niat itu semakin kuat saat menunggu boarding. Dan akhirnya, tiket itu aku cancelled, jadilah, aku transit di Kuala Lumpur bukan cuma beberapa jam, tapi beberapa hari. 
Bersantai bok...
Tidak ada yang aku lakukan di Kuala Lumpur sih, sama sekali tidak ada. Hanya bersantai ria saja disana selama 3 hari. Nginap dibarisan hostel yang ada didekat Petaling Jaya, China town, aku bahkan perpanjang masa inapku secara per hari. Hahahaha... 

Awalnya tidak jelas mau inap dimana. Berdasarkan review dari Lonely Planet dan travelbloggers, ya, aku jalan saja ke sana. Masuk, lihat dan tanya harga. Aku pilih nginap di Raizzy`s Guesthouse. Yups, berada tepat disebelah kuil umat Hindu yang ada di Petaling

Bayar per malamnya RM 32, kamar 4 orang, dorm male, ber-AC, kamar mandi luar, katanya punya air panas, tapi sampai aku pulang, belum pernah berhasil cobain air panasnya. Punya loker kecil seadanya, bersih, nyaman, dan full ac di living room-nya. Punya tv, ada disetel musik, ada sofa buat nongkrong. Dapat sarapan pagi seadanya, teh dan kopi sepuasnya, termasuk roti plus selainya. Lumayanlah. tidak jauh dari LRT dan sebelah gang, sudah ada bus hop-hop yang gratis keliling Kuala Lumpur. Mau cari makan juga sangat gampang, sederetan China Town tuh banyak yang jualan, termasuk makanan halal juga sangat gampang dicari disana.


Staff-nya ramah, 24 jam, tempatnya ramai sih, keluar masuknya cepat. Bahkan ada yang sudah tinggal berbulan- bulan gitu disana. Kamarnya lumayan banyak, harusnya. Aku sih dapat kamar bawah. Sederet kamarku cuma ada 4 apa 5 gitu, tapi yang private room, kecuali kamar aku. Okey sih, menurutku. Ada dapur bersihnya juga.


Lah terus ngapain 3 hari di Kuala Lumpur tidak kemana- mana? Hahaha.. iya, 3 hari disana cuma didalam hostel saja. Yups, kerja.. kerja... kerja.. demi kelangsungan hidup selanjutnya. Dari 3 hari itu, walaupun, tidak berkeliaran kemana-mana, aku merasa cukup puas dan mendapatkan pengalaman yang berbeda, dari yang hanya menetap diam saja dalam hostel, kayak bule- bule itu.


Yang keluar hostel hanya cari makan saja, selebihnya, nongkrong diruang tamu, duduk, baca buku, dengarin musik, atau tiduran didalam kamar. Segitu saja. Santai banget hidupnya kalau demikian ya kawans. Indah banget. Serius... 3 hari, merasakan apa yang selama ini dilakukan mereka - mereka itu. Dan aku menikmatinya. 

Untungnya, walaupun ikutan santai, kerjaanku beres. Dalam 3 hari, kelar, nonstop, pagi, siang, malam hingga larut malam. Dan ketika, saatnya pulang Jakarta, eh malam tergoda sama promo Airasia yang cuma bayar 500 big points. Lah, siapa tidak kejebak ?


Tanpa pikir panjang, tiket ke Phuket dari Kuala Lumpur-pun ditangan dalam hitungan menit. Dari Phuket naik bus ke Krabi baru kembali ke Kuala Lumpur. Perjalanan kali itu akhirnya selesai juga. Dari Krabi transit sejenak di KLIA2 dan pulang ke Jakarta. 
Kamarku sebelah kanan ini, pintu pertama...

With Love,

@ranselahok
---semoga semua mahluk hid
Share on Google Plus

About ransel ahok

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

4 komentar :

  1. Asik kalilah adekku ini jalan-jalan terus. Btw, kalok boleh saran, fotonya dibesarin sikitlah width-nya apa 600 atau 700 gitu. Biar lebih puas nengoknya. Makasih, Dek.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak ku yang cantik... Makasih ya sudah mampir... Saya senang banget dikunjungi..

      Delete
  2. nice share. sempat nginep disini juga dan cozy bgt hostelnya. lokasinya strategis bgt dkt lrt pasar seni

    ReplyDelete

Powered by Blogger.

Popular Posts