Soorya Guest Inn Di Ella, Srilanka.

Tanggal 2 November 2016.

1 Rupee = Rp 88,9,-

Belum ada ide, entah mau jalan ke kanan atau ke kiri. Belum ada bookingan penginapan sama sekali. Lah, bule- bule itu, mereka semua sudah ada. Mana hujan masih mengguyur. Alamak.. berteduh sejenak sembari pelajari kota Ella sejauh mata bisa memandang. Tidak ada tanda dari Tuhan, kalau hujan akan segera diberhentikan. 

Tidak ada pilihan lain. Jalan ke arah kiri, sambil sedikit berlari. Jalan raya itu cuma muat 2 mobil buat 2 arah. Bus yang lalu lalang, gede- gede. Untungnya, tidak sampai 20 langkah, mata tertuju pada satu plang, satu hostel. Mampir, sekalian cek harga dan bentukannya. Cocok, opss, langsung okey. Langsung bayar. Jadi, aku menghabiskan malam itu di hostel yang menurutku, hahaha... murah... nyaman dan dipinggir jalan. 

Soorya Guest Inn, begitu namanya tertulis diplang. Aku tidak tahu, bapak itu adalah pemiliknya atau bukan? Tapi, dia bisa memberikan keputusan, harga kamar masih bisa ditawar. Mungkin, bukan peak season, dan masih banyak kamar yang kosong. Untuk semalam, satu kamar dengan 2 ranjang bayar 1.200 Rupee. Kamar mandi didalam, tidak ada AC, sudah ada ac alam. Tidak ada sarapan. Sepertinya, mereka juga tidak ada jualan makanan. 

Otomatis, aku hanya bayar 600 Rupee sudah ada free wifi yang kencang, pemandangan yang keren dan letaknya strategis. Ada di inti kota Ella, mau ke Little Adam`s Peak juga relatif dekat, ke stasiun kereta, mau makan, mau belanja souvenir, tinggal ngesot. 

Intinya, aku suka tempat ini. Bersih, yang jaganya juga ramah, si Bapak bisa bahasa Inggris, jadi bisa diajak buat ngobrol seadanya, kayak tanya ini itu untuk main kemana. Dia punya, semacam lobby atau ruang makan gitu, banyak meja, mungkin dulunya dijadikan semacam restoran, tidak laku kali ya.. hahaha.. Jadi, tamu yang nginap bisa menghabiskan waktu disana, sembari baca, merenung, menikmatinya sesuka hati, atau juga bisa buat ngobrol satu sama lain. 

Kalau buat kamu yang sendiri, harga 1.200 Rupee masih bisa dinego. Kayak Jee, setelah aku pulang ke Colombo, dia tetap bermalam disana, dia nego satu kamar untuk seorang, dia bayar 1.000 Rupee, menurutku sih masih murah ya. Ya itu, karena bukan high season. 

Kabarnya, untuk menikmati Ella, lebih tepat datang ke sana di bulan Agustus. Cuaca lebih mendukung. Tidak seperti trip aku, sore ke malam pasti hujan. 

With Love,

@ranselahok
---semoga semua mahluk hidup berbahagia---


Share on Google Plus

About ransel ahok

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Post a Comment

Powered by Blogger.

Popular Posts