[ Review Film ] : The Amazing Spiderman 2

Kamis lalu, bersama dengan teman baruku yang bareng ke Bromo minggu lalu, nonton Film The Amazing Spider-Man 2. Dengan menggunakan promo dari Kakao Talk, beli satu gratis satu, kami yang awalnya berencana nonton jam 4 sore, tidak kebagian tempat. Mau tidak mau, kami nonton jam 8.15 malam. Itupun mendapatkan kursi di 3 baris pertama dari layar. Kurang nyaman dan tidak seru sih. Mau gimana lagi...Hanya itu yang ada waktu itu. 


Kepiawaian sang Spiderman lompat dari satu gedung ke gedung lain, atraksi sang Spiderman menari diatas kota New York mengawali film ini. Kehebatan Spiderman dalam menumpas kejahatan yang sedang terjadi. Kemudian berburu waktu ditengah memberantas para penjahat, sang Spiderman harus cepat- cepat ketempat diadakannya wisuda. 


Cerita kemudian berganti sedikit melow, ketika Peter Parker, Spiderman , harus galau dan dilema diantara cintanya kepada Gwen Stacy dengan pesan dari Ayah pacarnya yang sudah meninggal. Kesedihan hati bertambah, saat tidak ada jalan keluar kecuali kata putus yang terbaik bagi mereka berdua. Apa bisa dikata, perasaan cinta ada dihati, sang pujaan hati hanya bisa dipandang dari jauh. 


Sisi lain, Peter akhirnya mencari tahu, apa yang menjadi penyebab utama , orangtuanya, tega meninggalkannya saat dia kecil dulu. Pertanyaan yang terpendam dihati , akhirnya terkuak juga. Adanya pengkhianat yang berniat jahat kepada ayahnya yang membuat orangtuanya tega meninggalkannya. Karena hasil eksperimen-lah yang menjadi kunci utama dari semua teka- teki selama ini.

Belum lagi, Harry, teman lama Peter yang sangat membutuhkan pertolongan dari Spiderman, yang notabene adalah Peter sendiri. Harry membutuhkan darah spiderman untuk bisa sembuh dari penyakit akutnya yang dideritanya. Dari sebuah persahabatan kemudian berubah menjadi lawan dan musuh. Itulah yang dikisahkan dalam The Amazing Spider- Man 2. 

Seperti biasa, pasti ada satu toko antagonis yang menjadi lawan main sang hero. Dalam versi ini, dimunculkannya Electro, penjahat dadakan yang sebenarnya tidak ada niat jahatnya sama sekali. Electro, adalah Max Dillon, yang menjadi penggemar berat Spiderman. Apa dikata, dalam tugasnya, terjadi kecelakaan, Max terjatuh kedalam satu tangki air yang berisikan sejumlah binatang yang sudah teraliri listrik bertegangan tinggi.  Max ternyata tidak mati, malah bangkit dan mempunyai kekuatan dalam tubuhnya. Iya ... kekuatan listrik. Itulah Electro, yang kemudian memporakporandakan kota New York dengan kekuatannya. 


Awalnya sebagai penggemar, akhirnya menjadi musuh, menjadi lawan dari Spiderman. Pertarungan antar keduanya tidak terhindarkan. Bagaimana Spiderman menghadapi Electro dengan kekuatan listriknya? Bagaimana Spiderman mengalahkan teman baiknya, Harry? Semuanya dikemas begitu apik dalam satu film yang berdurasi 120 menit. Dari satu scene berganti scene lainnya. 


Sad ending menjadi pilihan penggarap film ini dalam menyuguhkan cerita superhero Spiderman. Sang kekasih hati, Gwen Stacy yang diperankan oleh Emma Stone, meninggal dalam aksi pertarungan Peter Parker melawan Max Dillon dan Harry Osbon. 

Secara keseluruhan, film ini seperti film superhero pada umumnya. Bercerita tentang pertarungan, memberantas penjahat, kisah cinta yang berkecamuk, permasalahan internal dalam keluarga. Peter Parker yang diperankan oleh Andrew Garfield , Max Dillon yang diperankan oleh Jamie Foxx dalam film Spiderman 2 ini bisa menjadi pilihan buat tontonan keluarga bersama anak- anak tercinta. 

Tentu, kecanggihan teknologi dan permainan efek dari komputer menjadi bagian unsur dari film ini. Ya.. kerenlah, tapi menurutku sih, tidak terlalu jauh berbeda dengan cerita- cerita Spiderman versi sebelumnya. Saya cukup menikmati dan merasa terhibur deh. Sekian..

With Love,

---semoga semua mahluk hidup berbahagia---

 

Share on Google Plus

About ransel ahok

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Post a Comment

Powered by Blogger.

Popular Posts