Butuh Visa Cina Saat Transit.

Tanggal 9 Juni 2018.

Setelah jantung berdebar- debar menunggu kepastian persetujuan Visa Kanada dari proses permohonan secara online hingga proses Visa-nya tertempel di paspor, yang mana semuanya, serba last minute. Bagaimana tidak? Baru applied online 2 minggu sebelum berangkat, baru dapat konfirmasi visa disetujui 5 hari sebelum berangkat, kemudian langsung proses di VFS untuk mendapatkan stempel visa, paspor  ditangan 2 hari sebelum berangkat, dan akhirnya, baru berani issued tiket 2 malam sebelum keberangkatan. Itupun, sudah minta tolong pakai banget ke pihak VFS untuk prioritaskan paspor aku, termasuk email- emailan dengan pihak kedutaan Kanada. 

Penerbangan leg-1 dari Jakarta ke Singapore mulus seperti biasa. Tidak ada kendala apapun, kecuali si @skydworld, sepertinya sudah langganan berhadapan dengan pihak imigrasi Singapore karena single name di paspornya. Tidak butuh waktu lama juga sih, sudah bisa melenggang bebas masuk. Oh ya ada sedikit hiburan sih, kita kan pakai Batik Air, lucu saja, kita landed sempurna di Changi Airport sebelum crew pesawat kelar beres- beres. #Tidakpentingjuga.

Penerbangan leg-2 dari Singapore ke Xiamen, sebelum melanjutkan penerbangan ke negara tujuan, Kanada. Penerbangan Singapore - Vancouver sih memang connecting flight pakai Xiamen Airline, tapi transit di Xiamen, Cina. 

Nah, dramanya dimulai...

Saat checked in, jantung malah dibuat berdebar, ditanya, kamu ada Visa Cina tidak ? OM2G.. Visa Cina? Kan transit doang. Terus, transitnya hanya 2 jam sahaja. Secara review, umumnya transit di Cina, tidak perlu visa, terlebih lagi, transit dengan jedah waktu sesingkat itu. 

Tapi ini beneran!!! Kita ditanyain soal Visa Cina. Aku sendiri sih aman, kebetulan masih ada Visa Cina multiple yang seharusnya aku pakai akhir Mei kemaren, tapi tidak jadi. Ya sih si @skydworld, tidak ada persiapan sama sekali perihal Visa Cina. Dia sih sudah sempat tanya- tanya, infonya ya itu, tidak perlu Visa transit sama sekali. 

Proses checked in hari itu termasuk lama. Cewek kece yang bertugas sampai menelepon atasannya, untuk memastikan soal ini. Dan intinya, @skydworld ikut terbang ke Xiamen dengan catatan harus tanda- tangan 1 form, semacam form, yang memberitahukan, kalau ada apa- apa saat proses lewat imigrasi di Xiamen, maskapai tersebut tidak bertanggung-jawab, ya mungkin seperti itu isinya. 

Singapore - Xiamen.
Ternyata, 

Transit di Xiamen itu butuh visa. Kenapa ? Karena, saat transit, penumpang transit wajib keluar dari imigrasi. Di Xiamen airport, tidak ada ruang transit seperti bandara international pada umumnya. Dari Singapore, kita dikasih boardingpass Singapore ke Xiamen doang, terus kita wajib check in ulang untuk mendapatkan boardingpass dari Xiamen ke Vancouver. Walaupun, bagasi kita langsung diterbangkan dari Singapore ke Vancouver, tanpa harus ambil bagasi di Xiamen kemudian check in ulang bagasi lagi di Xiamen. Proses yang lumayan aneh, tapi nyata. Karena, tidak seperti proses pada umumnya di bandara international lainnya. Prosesnya buat ribet, rempong dan deg- deg-an juga.

Setelah landed di Xiamen International Airport, drama lebay selanjutnya dimulai. Ketika sudah mendapat giliran menghadap petugas imigrasi, perihal Visa masuk Cina @skydworld dipertanyakan. Proses untuk mendapatkan izin masuk walaupun cuma transit doang itu terasa cukup lama. Bolak- balik dipertanyakan, bolak- balik petugasnya bertanya ke atasannya, bolak- balik cek dokumen, bolak - balik cek ini- itu, bolak - balik tanya ini-itu. Sampai pada akhirnya, @skydworld diperbolehkan masuk Cina. Hahahaha... Masuk Cina ? Padahalkan, tidak berniat masuk Cina, kan hanya mau transit doang. Kan tidak lucu, gara- gara tidak ada Visa Cina, terus dideportasi, nah, bagaimana, liburan Kanada yang sudah didepan mata? 

Aku sendiri, sempat dikasih pilihan, Visa Cina yang ada mau dipakai atau tidak ? Lah, dikasih pilihan, ya sudah, aku bilang saja, aku tidak mau pakai. Aku bilang, bulan depan, aku punya rencana jalan- jalan ke Cina lagi. Prosesnya lebih cepat dibanding @skydworld. 

Pada intinya, kami masuk Cina ketika transit di Xiamen, kami dikasih Visa, semacam Visa On Arrival gitu, tapi tidak perlu bayar. Oh ya, menurut @skydworld, pihak imigrasi saat itu juga ada cek daftar manifest nama- nama penumpang transit dari Xiamen Airline. 
On board, Xiamen Airline, Singapore - Xiamen.
Kesimpulannya, kalau kamu transit di Xiamen, pastikan punya Visa Cina terlebih dahulu. Atau mau pakai gaya koboi, ya kayak kita, masa bodo saja. Pura- pura tidak paham soal diperlukannya Visa transit. Tapi kalau kamu transitnya cuma 2 jam ya, kalau lebih, aku kurang paham juga. Mungkin, memang wajib punya Visa dan tidak bisa mengandalkan Visa On Arrival seperti yang kami dapatkan. 

Ini sesuai dengan pengalaman dan bukan berarti berlaku disemua bandara di Cina. Untuk itu, kamu perlu cek sendiri informasinya. Karena ada teman yang pernah transit di Guang Zhou, katanya tidak perlu visa sama sekali, karena tidak keluar dari imigrasi. 

Walaupun begitu, walaupun deg- deg-an, prosesnya santai dan tidak mencekam kok. Soalnya, sudah pasti, nama kamu pasti muncul didaftar manisfest penumpang airline bersangkutan sebagai penumpang transit. 

Dan untuk alasan apapun, selalu cek informasi terbaru terkait proses transit di satu negara tertentu, terutama di bandara tertentu. Kebijakan setiap tempat bisa berbeda dan bisa diperbaharui senantiasa. 

With Love,

@ranselahok
---Semoga semua mahluk hidup berbahagia---


Share on Google Plus

About ransel ahok

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Post a Comment

Powered by Blogger.

Popular Posts