Warisan Budaya adalah Jati Diri Bangsa


Taman Mini Indonesia Indonesia yang sedang merayakan ulang tahun ke- 38 pada tanggal 20 April 2013 mempunyai visi mewujudkan Taman Mini sebagai augmented reality miniatur park.  Serangkaian acara akan diselenggarakan dalam memperingati hari jadinya selama bulan April. Dan Taman Mini Indonesia Indah akan ditetapkan sebagai museum terbanyak dalam memberikan inspirasi. Bekerja sama dengan Provider telepon, TMII saat ini sudah terpasang jaringan wifi di lebih dari 300 akses point di 97 anjungan yang memudahkan siapa saja yang ingin berbagi informasi tentang keberadaannya di TMII, berbagi pengetahuan yang didapat di TMII, menyebarkan energi positif kepada masyarakat Indonesia yang belum atau yang tidak tertarik dengan budaya Indonesia supaya datang dan menyaksikan sendiri kehebatan dan kekayaan alam Indonesia yang begitu luas yang dirangkum dalam satu area saja, Taman Mini Indonesia Indah, kemudian paling penting adalah memberitahukan kepada dunia internasional tentang Indonesia.
" Jika bukan kita, siapa lagi yang akan melestarikan budaya bangsa kita sendiri?'

Kesempatan yang diberikan oleh salah satu provider telepon dan Taman Mini Indonesia Indah serta pada hari Minggu, 21 April 2013 yang bertepatan dengan hari Kartini kepada Blogger Reporter Indonesia merupakan satu kesempatan yang luar biasa . Bagaimana tidak ? Kita berkesempatan untuk mengunjungi anjungan Jatim, DIY dan Jateng. Berkesempatan lebih dekat untuk menggali sumber informasi tentang kekayaan alam dan warisan budaya yang ada didaerah tersebut. Kemudian informasi itu bisa disebarluaskan ke seluruh penjuru dunia.

Sekarang ini, zaman sudah semakin canggih, pengaruh teknologi dan budaya luar semakin melebar dimasyarkat Indonesia. Untuk itu, kita sebagai anak muda bangsa, sudah saatnya ambil sikap dan bergandeng tangan memperjuangkan budaya sendiri. Budaya bangsa yang sudah diserang dari segala aspek kehidupan, budaya bangsa yang selama ini sengaja disembunyikan oleh penjajah. Dengan potensi diri yang dimiliki masing- masing individu, dengan kekuatan yang dimiliki masing- masing, marilah kita bangkit dan tunjukkan kepada dunia Internasional bahwa kita ini bangsa yang cerdas, bangsa yang kaya akan segala sumber daya alamnya. Jangan sampai kita kembali menjadi bangsa yang bodoh di mata dunia. 
Seperti yang disampaikan oleh salah satu petinggi Indosat " Kita harus siap menghadapi pasar global pada masa mendatang, jangan sampai kita hanya sebagai penonton. Semua yang kita miliki diklaim oleh orang luar. Untuk itu, diharapkan para blogger bisa membantu menyebarkan virus ini kepada masyarakat luas. Virus tentang informasi kekayaan dan warisan budaya yang kita miliki dari Sabang sampai Merauke "

Kesempatan hari ini saya pergunakan untuk mengunjungi Anjungan Daerah Istimewa Yogyakarta. Setelah selesai acara formal sesuai dengan rundown yang ada, kami langsung diantarkan ke anjungan- anjungan yang sudah ditetapkan. Tidak ada keterikatan untuk mengunjungi anjungan yang mana, kami bebas masuk ke anjungan mana saja yang ditetapkan, bebas menggali dan mencari tau sumber warisan budaya dari daerah tersebut.


1366558294973835011
Anjungan DIY
Hari ini, sedang ada acara di pondok anjungan DIY
13665584237808521621366558475142029892
Berbagai kerajinan tangan Daerah Istimewa Yogyakarta :
13665589121912371367
Terbuat dari akar wangi
13665589872060271787
Batik Yogyakarta
136655917622745455
13665592221047310713
Terbuat dari Eceng Gondok
1366559288140663943
Demikianlah kunjungan saya hari ini ke Taman Mini Indonesia Indah, semoga kedepannya masih diberi kesempatan untuk mengunjungi anjungan - anjungan lainnya.
With Love,

Husin Peng
--- Semoga Semua Mahluk Hidup Berbahagia ---

Share on Google Plus

About ranselahok

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Post a Comment

Powered by Blogger.

Popular Posts